
Miswar Saputra berjanji akan memperbaiki performanya di lapangan pada laga-laga ke depan
JawaPos.com - Kiper utama Persebaya Surabaya, Miswar Saputra, meminta maaf setelah menerima kartu merah langsung pada pertandingan melawan PS TNI di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (18/1) petang. Miswar berjanji akan memperbaiki performanya ke depan.
Miswar membuat pelanggaran konyol pada menit ke-16. Ia menyentuh bola dengan tangannya di luar kotak 16 meter. Wasit Novari Ihsan memberinya kartu merah langsung untuk mantan penjaga gawang Persiraja Banda Aceh tersebut. Namun, kendati bermain dengan 10 pemain, Persebaya berhasil menahan PS TNI dengan skor 1-1.
Setelah insiden kartu merah tersebut, Miswar mengucapkan permintaan maaf secara terbuka di akun Instagram-nya. "Terima kasih untuk semua yang sudah men-support saya. Saya meminta maaf atas kesalahan kemarin," tulis kiper yang masih berusia 21 tahun tersebut.
Ini adalah kartu merah pertama yang diperoleh Miswar sejak memperkuat Persebaya pada awal 2017 lalu. Ia sebenarnya salah satu pemain paling fair play di Persebaya. Miswar tak pernah mendapatkan kartu sepanjang kompetisi Liga 2 2017.
Miswar berjanji tak akan mengulangi kecerobohan yang sama pada laga ke depan. "Saya akan memperbaikinya. Saya akan bekerja keras lagi untuk tim yang saya cintai ini," janji pemain kelahiran Kabupaten Pidie Jaya itu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
