
PSIS masih bersabar dan berhati-hati dalam merekrut pemain baru.
JawaPos.com - Bagi sebagian pihak, PSIS Semarang dianggap lamban dalam melakukan pergerakan di bursa transfer pemain. Belum terlihat sosok baru yang bisa meyakinkan suporter. Langkah yang dilakukan PSIS ini punya alasan kuat.
Tim berjuluk Mahesa Jenar ini masih fokus dengan perpanjangan kontrak pemain lamanya. Terbaru, manajemen PSIS Semarang memperpanjang kontrak dua pemainnya, Bayu Nugroho dan Akbar Riansyah.
General Manager PSIS Semarang Wahyu 'Liluk' Winarto mengatakan, perpanjangan pemain adalah rekomendasi dari tim pelatih. ”Bayu sesuai rekomendasi pelatih Jafri Sastra,” jelasnya.
“Bayu sepanjang musim lalu starter sedangkan Akbar cedera dan ini sudah pulih,” imbuh Liluk. Dia juga menjelaskan bahwa Jafri Sastra ingin melihat Bayu dan Akbar membantu tim pada musim 2019.
Setelah Bayu dan Akbar, masih banyak pemain yang akan diperpanjang manajemen PSIS musim ini. Termasuk striker andalan Hari Nur yang masih dinegosiasi. “Hari Nur masih tahap pembicaraan belum sampai kata sepakat,” jelas Liluk.
Selain fokus dalam perpanjangan kontrak pemain lama, PSIS juga punya alasan lain soal pergerakan lamban di bursa transfer. Liluk mengatakan, PSIS lambat dalam merekrut pemain karena tidak mempunyai banyak biaya. “Kami klub musafir jadi harus berhitung dengan benar. Laga home terasa away,” sebut Liluk.
Karena itu manajemen sangat hati-hati dalam membeli pemain. “Kami juga menunggu kejelasan dari PSSI terkait jadwal,” imbuhnya.
Lebih lanjut Liluk menyatakan jika merekrut pemain saat ini, pada Februari hingga April pasti tidak boleh keluar karena ada Pilpres. “Kami mau cari uang di mana,” keluh Liluk.
Sementara itu, Bayu Nugroho mengatakan alasan perpanjang kontraknya karena kecintaannya terhadap PSIS. “Saya sudah lebih baik dan sudah nyaman dekat dengan keluarga juga,” ungkap Bayu.
Selain itu, Bayu berharap PSIS agar lebih baik lagi dari musim kemarin. Manajemen PSIS membebankan target untuk musim 2019 adalah finis di peringkat 8 besar. “Semoga bisa lebih,” harapnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
