
Khoirul Anwar (kanan) bersama Erick Thohir. (Instagram)
JawaPos.com - Persaingan menuju kursi Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah mulai menghangat. Nama Khoirul Anwar, mantan Komisaris PSIS Semarang yang kini menjabat sebagai anggota Exco PSSI, digadang-gadang menjadi penantang kuat Yoyok Sukawi dalam pemilihan mendatang.
Kehadirannya disebut memberi warna baru dalam dinamika sepak bola Jateng yang selama bertahun-tahun lekat dengan pengaruh Yoyok.
Isu pencalonan Khoirul Anwar mencuat setelah Ketua Panser Biru, Wareng, mengunggah komentar di akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng.
Dalam unggahan tersebut, Wareng menyebut bahwa nama Khoirul Anwar masuk dalam radar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk maju di bursa ketua Asprov PSSI Jateng.
Ia juga menyinggung bahwa Khoirul masih memiliki saham minoritas di PSIS, meski tidak lagi aktif sebagai komisaris.
“Pesaing Yoyok Sukawi di PSSI Jateng lur. PSSI Jateng sudah masuk radar Erick Thohir dengan mengutus KA untuk maju. Beliau masih punya saham di PSIS meski minoritas. Sanggupkah KA menumbangkan dominasi YS di PSSI Jateng? Kayaknya berat, tapi semua masih mungkin kalau pusat turun tangan,” tulis Wareng dalam unggahan tersebut.
Meski begitu, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Khoirul Anwar mengenai langkah politiknya di PSSI Jateng.
Namun, kabar yang beredar menyebutkan bahwa ia tengah bersiap melakukan kunjungan ke berbagai Askab, klub, hingga kelompok suporter di Jawa Tengah.
Agenda tersebut dikabarkan dilakukan untuk menyerap aspirasi serta mendengar langsung kondisi persepakbolaan di daerah.
Belum jelas apakah kegiatan turun ke daerah itu murni bagian dari tugasnya sebagai Exco PSSI atau justru sudah menjadi bagian dari safari politik jelang pemilihan ketua Asprov.
Namun, sejumlah pihak menilai langkah tersebut lazim dilakukan kandidat yang ingin memperoleh dukungan dari pemilik suara.
Di sisi lain, Yoyok Sukawi masih dianggap sebagai figur kuat di PSSI Jateng.
Pengalamannya memimpin PSIS dan kedekatannya dengan berbagai klub membuatnya memiliki basis dukungan yang tidak bisa dianggap remeh.
Karena itu, jika benar maju, pertarungan yang bakal dihadapi Khoirul Anwar diprediksi tidak mudah.
Meski begitu, dinamika di tubuh PSSI pusat kerap menjadi faktor penentu dalam konstelasi pemilihan Asprov.
