Junianto saat masih bersama PSIS Semarang. (Dok. PSIS)
JawaPos.com - Dijualnya saham Yoyok Sukawi dari PSIS Semarang membuat nama Junianto kembali menjadi perbincangan para penggemar PSIS Semarang, apalagi tentang kemungkinan bos Kendal Tornado FC ini 'turun gunung' mengelola Laskar Mahesa Jenar.
Melalui akun Instagram pribadinya @anto_van_java, Junianto menyinggung kemungkinan keterlibatannya kembali dalam mengelola klub kebanggaan Kota Semarang tersebut.
Dalam unggahannya, Junianto menyampaikan ucapan selamat kepada pemilik baru PSIS, Mbak Datu dan Mas Faris, yang kini menjadi nakhoda tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar.
Namun, ia juga membuka peluang untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai PSIS setelah menyelesaikan tugas negara pada 5 Desember mendatang.
“AVJ is Back or no… Selamat Mbak Datu & Mas Faris, pemilik baru PSIS. Kemarin sudah disampaikan ke saya oleh manajemen Tornado, kalau panjenengan ingin bertemu dan diskusi tentang PSIS, nanti bisa setelah 5 Desember,” tulis Junianto.
Uniknya, Junianto menekankan bahwa sebelum bertemu dengan pemilik baru, ia ingin mengumpulkan komunitas suporter terlebih dahulu, termasuk Semarang Fans, Panser Biru, Snex, dan kelompok lainnya. Menurutnya, suporter-lah yang menjadi “pemilik sah” PSIS, sementara pihak pengelola hanya membiayai kegiatan klub.
“Mereka adalah pemilik sah PSIS Semarang, seperti saya dulu waktu remaja juga seorang suporter berat PSIS. Kita hanya membiayai saja,” tambah Junianto.
Pernyataan ini mengingatkan pada pengalaman Junianto sebelumnya ketika Glend dari Malut United mencoba mengakuisisi PSIS.
Namun, pertemuan tersebut gagal terjadi. Ia menilai kegagalan itu cukup menyakitkan, tapi semangat untuk mendukung PSIS tetap kuat.
Junianto berharap setelah pertemuan dengan suporter, ia bisa memberikan masukan kepada pemilik baru dan menyusun strategi untuk mengembalikan marwah PSIS.
Hal ini mencakup fasilitas klub seperti bus, kantor di Puspowarno, serta training center di Salamsari, yang dulu pernah ia persembahkan untuk tim.
“Insya Allah saya akan support. Kita berdoa dan bekerja keras lagi untuk mengembalikan marwah Si Biru, termasuk fasilitas yang pernah saya persembahkan. Kita pikirkan bersama Mas Faris & Mbak Datu,” ujarnya menutup pernyataan.
Kabar ini tentu disambut antusias oleh para suporter PSIS. Mereka kini menunggu momen Junianto bertemu komunitas suporter untuk membahas masa depan klub.
Junianto sendiri diketahui memiliki saham, yang sebelumnya 30% dan setelah didelusi saat ini tinggal 15% sejak berkonflik dengan Yoyok Sukawi seputar pengelolaan tim kepemilikan. Sahamnya di PSIS saat ini dialihkan kepada adik kandungnya Heri Sasongko.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
