
TERJANG PENGHALANG: Thaufan Hidayat (kanan) menghindari tekling bek PSIS Semarang Ahmad Agung pada laga ujicoba di Stadion Jatidiri, Semarang (12/3).
JawaPos.com- Seluruh kontestan babak delapan besar Liga 2 sudah lama tak bermain di laga kompetitif. Karena itu, tekanan dan demam lapangan sangat mungkin dirasakan seluruh penggawa Liga 2 saat kembali bertanding pekan ini. Termasuk penggawa Persebaya Surabaya.
Apalagi, lawan perdana yang dihadapi Rendi Irwan dkk adalah PSIS Semarang. Laga perdana grup Y pada 10 November mendatang itu memang sangat krusial. Jika bisa melewati laga tersebut, beban Green Force –julukan Persebaya– bakal lebih ringan. Sebaliknya, beban akan semakin berat jika tersendat di matchday pertama grup Y.
Nah, untuk mengatasi demam lapangan, pelatih Persebaya Angel Alfredo Vera pun melakukan simulasi yang membuat pemain merasa punya peran yang sama penting. ”Semua sama secara tim. Jadi, siapa pun yang bermain, itu yang siap,” jelasnya. ”Enjoy saja. Percaya sama rekan di lapangan dan jangan menyerah. Itu kuncinya,” tutur pelatih asal Argentina tersebut.
Juru taktik PSIS Subangkit juga menyadari beratnya tekanan menghadapi laga perdana. Apalagi, lawan pertama mereka adalah Persebaya. Namun, Subangkit yakin mental pemainnya akan terangkat jika bisa melewati laga pertama.
Nah, agar pemain Mahesa Jenar –julukan PSIS– punya rasa percaya diri yang tinggi, Subangkit punya kiat unik. Mantan penggawa Persebaya itu selalu menekankan kepada pemainnya bahwa PSIS adalah tim besar. ”Jadi, melawan Persebaya berarti melawan tim yang sepadan. Sama-sama punya nama besar dan sejarah panjang. Tidak usah takut. Hadapi saja dan yakin bisa,” tegasnya.
Subangkit menambahkan bahwa Persebaya kali ini berbeda dengan Persebaya yang dihadapi PSIS pada laga pramusim lalu. ”Ada beberapa nama yang sama. Tapi, saya yakin pelatih yang sekarang punya strategi lain,” bebernya. ”Kami akan berpikir melawan Persebaya yang baru. Jadi, cara bermainnya juga berbeda,” ungkapnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
