
Timnas U-22 Indonesia bermain lebih nyaman di lapangan besar.
JawaPos.com - Timnas U-22 Indonesia bermain lebih bagus dengan lapangan yang lebar. Hal itu dituturkan oleh Pelatih Luis Milla usai lawan Kamboja.
Pernyataan Milla ada benarnya. Sebab, setiap berlaga di Stadion Shah Alam, Kuala Lumpur, Garuda Muda tampil dominan.
Bahkan, dalam tiga laga, yakni lawan Thailand, Filipina, dan Kamboja, Indonesia sukses catatkan rata-rata 80 persen akurasi umpan. Bahkan, dalam tiga laga itu, Garuda Muda sukses cetak enam gol.
Beda ketika Hansamu Yama cs tampil di Stadion Selayang. Mereka acap kesulitan dan terbukti cuma catatkan satu gol dalam dua laga, yakni ke gawang Timor Leste.
"Kami bermain lebih bagus di lapangan besar, seperti Stadion Shah Alam. Kami bisa memanfaatkan lebar lapangan, dan bisa lebih nyaman bermain di sayap," ungkap Luis Milla.
Menurut Milla, anak asuhnya juga bisa lebih bebas berkreasi. Hal ini jua memperlancar aliran bola antar-lini.
"Ya tapi tak masalah saat lapangan kecil. Tapi, faktanya memang kami lebih bagus ketika main di lapangan besar," tandas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
