
Kurniawan Dwi Yulianto (Facebook)
JawaPos.com — Pertandingan antara Timnas Indonesia U-17 dan Malaysia pada matchday kedua Grup A Piala AFF U-17 2026 bukan sekadar duel biasa. Laga ini menyimpan tensi tinggi sekaligus penentuan nasib kedua tim untuk melangkah lebih jauh di turnamen.
Bentrok panas tersebut akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Kamis (16/4/2026) malam WIB. Hasil pertandingan ini dipastikan berpengaruh besar terhadap peluang lolos ke semifinal.
Timnas Indonesia U-17 datang dengan penuh kepercayaan diri usai menang telak 4-0 atas Timor Leste. Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk menjaga tren positif.
Di sisi lain, Malaysia U-17 justru berada dalam tekanan berat setelah kalah 0-4 dari Vietnam. Harimau Malaya wajib bangkit jika tidak ingin angkat koper lebih cepat dari fase grup.
Situasi kontras ini membuat pertandingan diprediksi berjalan sengit sejak menit awal. Kedua tim sama-sama memiliki kepentingan besar untuk meraih tiga poin.
Di balik duel panas tersebut, ada sosok penting yang menjadi sorotan. Dia adalah pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto.
Kurniawan bukan sosok asing bagi sepak bola Malaysia. Pengalamannya di Negeri Jiran menjadi modal berharga dalam membaca kekuatan lawan.
Jejak kariernya di Malaysia terbilang cukup panjang. Ia pernah memperkuat Serawak FA pada 2005 hingga 2006 saat masih aktif sebagai pemain.
Pengalaman itu memberi gambaran nyata tentang karakter permainan sepak bola Malaysia. Ia memahami gaya bermain, mentalitas, hingga kultur kompetisi di sana.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
