
Bayu Pradana dan kawan-kawan sudah kebobolan lima gol dalam tiga laga terakhir.
JawaPos.com - Lini belakang Mitra Kukar mendapat sorotan. Baru tiga laga dilakoni di Liga 1, gawang Gerri Mandagi sudah bobol lima kali. Kondisi itu membuat Pelatih Jafri Sastra mulai jengah.
“Tiga laga lima kebobolan, saya rasa itu rekor yang kurang bagus,” ucap Jafri dilansir Kaltim Post (Jawa Pos Group).
Pada laga terakhir, Mitra Kukar kebobolan dua gol saat bertandang ke markas Madura United, Jumat (28/4). Masing-masing gol tercipta ketika interval laga baru bermula. Gol pertama menggetarkan gawang kawalan Gerri Mandagi, ketika pertandingan baru berjalan 2 menit. Sedangkan gol kedua, terjadi pada babak kedua.
Menyisakan dua hari jelang laga kontra Persela Lamongan di kandang pada Rabu (3/5), Jafri mengaku sudah mengantongi materi evaluasi. “Akan kami benahi itu,” jelas dia.
Dia menjelaskan, masalah mendasar yang dihadapi pemain bertahan, adalah komunikasi yang berjalan lancar. Termasuk saat menghadapi Madura United. Komunikasi di lini bertahan tak terjalin efektif. “Saya berharap saat meladeni Persela, kesalahan mendasar yang berujung pada terjadinya gol untuk lawan tidak terulang,” imbuh pelatih 51 tahun tersebut.
Menjamu Laskan Joko Tingkir, eks arsitek Persipura Jayapura itu tak menampik akan melakukan rotasi jika diperlukan. Apalagi di posisi belakang dirinya masih memiliki pemain sekaliber Seftia Hadi, Zulchrizal Abdul Gamal, dan Zikri Akbar.
“Lihat saja nanti, jika perlu rotasi pasti akan saya lakukan. Lihat kesiapan dari pemain tersebut hingga jelang pertandingan,” pungkasnya.
Hari ini (30/4) Bayu Pradana dkk sudah harus kembali menjalani latihan, jelang laga kontra Persela Lamongan, Rabu (3/5). Selain fisik, psikis pemain pun bisa terbeban. Lantaran, lawan yang akan dihadapi tergolong moncer sejak awal kompetisi bergulir.
“Mereka (Persela) punya catatan bagus di dua pertemuan terakhir. Untuk itu kami harus mulai menggenjot latihan agar kali ini Mitra Kukar bisa unggul,” ujar pelatih fisik Mitra Kukar Asep Suryadi.
Hanya, kapasitas latihan akan disesuaikan. Bagi para pemain yang tampil saat laga kontra Madura United, akan berlatih terpisah, plus terapi es. Sedangkan pemain yang tidak berkesempatan tampil, menjalani sesi latihan seperti biasa.
“Porsinya tentu tidak bisa disamakan, karena kadar lelah mereka juga berbeda. Bagi yang sudah bermain, terapi es untuk meminimalisasi kemungkinan cedera,” kata eks pelatih fisik Persika Karawang tersebut. Cara itu, menurut dia, jadi upaya agar pemain tetap bugar meski agenda padat. (don/ndy/k9/ira/JPG)

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
