Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Maret 2017 | 22.24 WIB

Panggilan Sayang ala Iwan Setiawan, Doing sampai Rahmad Kartolo

KUMPUL: Para pemain, pelatih dan staf Persebaya berfoto bersama saat tiba Kamis (9/3) di Star Hotel Semarang menjelang laga persahabatan tim legenda PSIS. - Image

KUMPUL: Para pemain, pelatih dan staf Persebaya berfoto bersama saat tiba Kamis (9/3) di Star Hotel Semarang menjelang laga persahabatan tim legenda PSIS.

JawaPos.com – ''Hari ini ada pemain baru yang bergabung. Namanya Shilwa," ucap pelatih Persebaya Surabaya Iwan Setiawan kepada awak media seusai latihan Rabu (15/3) pagi di Stadion Brawijaya Makodam V Surabaya.


Siapakah Shilwa? Itu adalah 'nama baru' penyerang asal Bojonegoro, Bijahil Chalwa. Iwan memang biangnya tukang gonta-ganti nama pemainnya. Chalwa menjadi korban keenam Iwan di Persebaya. Iwan tak merasa bersalah karena memanggil pemain Persebaya sesuai seleranya.


Di kalangan orang tua bijaksana, memberi nama dapat melalui proses panjang seperti selamatan. Begitu pula jika sampai berganti nama. ''Bang Iwan memang orangnya seperti itu. Dari dulu ya seperti ini,'' kelakar Iwan sembari tertawa kepada JawaPos.com.


Anak buahnya yang dipanggil tidak sesuai nama adalah Misbakhus Solikin. Iwan memanggil Solikin dengan nama Sadikin. Winger Thaufan Hidayat juga menjadi sasaran. Oleh Iwan, Thaufan dipanggil dengan nama Anton.


Wajah baru macam bek kanan Abdul Aziz dan Sidik Saimima juga tidak luput dari kejahilan. Aziz dipanggil dengan nama Doing, sedangkan Saimima diganti namanya menjadi Sinema. Sementara Iwan memanggil bek Rahmad Juliandri dengan nama Rahmad Kartolo.


Bagaimana reaksi pemain? Bukannya mereka, mereka justru tidak mempermasalahkan hal itu. Saimima misalnya. Dia mengaku sudah terbiasa dengan nama barunya. ''Ya begitulah Coach Iwan,'' kata mantan penggawa Gresik United itu pasrah.


Itulah Iwan Setiawan. Di balik sikapnya yang terkenal galak ketika di atas lapangan, Iwan punya sisi humoris. Saat ini Iwan berusaha untuk menyatukan keluarga anyarnya di Persebaya. Apalagi banyak muka baru tim skuad Green Force saat ini.


''Kami punya filosofi we are family. Saat membangun filosofi tersebut, di situ ada respek. Jadi mereka akan kerja semaksimal mungkin karena mereka respek dengan Persebaya,'' jelas mantan pelatih Persija Jakarta itu. (saf/sep)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore