
Suporter Persiba saat mendukung tim kesayangannya di Stadion Sultan Agung.
JawaPos.com - Kompetisi kasta kedua, Liga 2, bakal kick-off Maret mendatang. Pembagian grup dan match fee yang belum jelas menjadi momok bagi manajemen Persiba Bantul untuk memulai persiapan. Laskar Sultan Agung pun membuka untuk merger dengan klub lain akibat krisis keuangan yang melanda.
”Kalau ada yang mau adop (merger), Persiba terbuka,” ujar Ketua Umum Persiba Bantul Idham Samawi, dihubungi Radar Jogja (Jawa Pos Group).
Pria yang juga anggota DPR RI tersebut menegaskan, tak mudah bagi The Reds mengarungi kompetisi musim ini. Masalah terbesar tentu saja mengenai keuangan. Manajemen Persiba hanya mengandalkan pendapatan tiket dan match fee dari operator. ”Asalkan masih di Bantul, adopsi tim lain tidak masalah,” imbuh mantan Bupati Bantul ini.
Sampai saat ini, manajemen masih menghitung kebutuhan untuk mengarungi kompetisi. Jika perhitungan tersebut sudah didapatkan, manajemen bisa menentukan langkah. ”Perhitungan kebutuhannya berapa? Pendapatannya berapa? Klop tidak,” katanya.
Musim ini, peserta Liga 2 atau Divisi Utama bakal membengkak. Jumlahnya mencapai 60 klub. Jika kompetisi dibagi menjadi tiga grup, otomatis setiap klub harus mengarungi 19 laga tandang. Kebutuhannya pun sangat besar untuk transportasi dan akomodasi setiap klub.
Jumlah kebutuhan inilah yang nantinya bisa menjadi penentu langkah tim kebanggaan Paserbumi dan CNF tersebut. Jika kebutuhan selama mengarungi satu kompetisi penuh bisa tertutupi dengan potensi pendapatan, Idham memastikan, tak perlu merger dengan klub lain di Indonesia.
Idham sendiri optimistis, Juara Divisi Utama 2011 itu bisa tetap ikut serta di kompetisi mendatang. Ini tak lepas dari regulasi PSSI yang menguntungkan tim dengan keuangan serba cekak seperti Persiba. Itu berupa maksimal usia pemain. Setiap tim hanya boleh memainkan lima pemain di atas U-25 tentu mengurangi kebutuhan Persiba.
”Kami akan memaksimalkan pemain muda dari internal. Mereka bisa menjadi andalan untuk memenuhi target tetap bertahan di Divisi Utama,” tandasnya. (eri/dem/ira/JPG)

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
