Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Januari 2017 | 20.06 WIB

Cunha Clear, Paspor Fellipe Bisa Bermasalah

Athur Cunha - Image

Athur Cunha

MALANG KOTA – Duo Brasil, yakni Arthur Cunha Da Rocha dan Fellipe Bertoldo yang dikabarkan segera teken kontrak dengan Arema FC, kemarin (22/1) tiba di Malang. Sekitar pukul 13.00, mereka sampai di Hotel Ijen Suites.



General Manager Arema FC Ruddy Widodo membenarkan jika dua pemain tersebut sudah tiba di Malang. Rencananya, mereka sudah mulai ikut latihan hari ini (23/1). ”Besok pagi (hari ini, Red), saya ajak sarapan bersama untuk membicarakan prakontrak,” kata Ruddy.



Arthur Cunha diproyeksikan menggantikan posisi Goran Gancev yang tidak diperpanjang kontraknya dengan Arema FC. Dia menjadi pilihan karena postur ideal dan harganya cocok dengan Arema. ”Nama Arthur sudah beberapa minggu lalu muncul. Saya harap dia mudah beradaptasi dan mulai ikut laga uji coba di Purbalingga dan Solo,” kata Ruddy.



Arthur yang lahir 10 Januari 1990 ini tampil kokoh bersama Mitra Kukar tahun lalu. Dia juga menyumbangkan tiga gol untuk tim lamanya. Sehingga menjadi poin positif bagi Arema FC. Akurasi umpannya mencapai 83 persen serta tekel yang sukses sekitar 60 persen.



Sedangkan untuk pemain lainnya yakni Fellipe Bertoldo adalah pemain asing asal Brasil, tapi dia juga memiliki paspor Timor Leste. ”Rencananya, kami kontrak sebagai pemain Asia, karena berpaspor Timor Leste,” kata Ruddy.



Hanya saja, dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, Asian Football Confederation (AFC) menjatuhkan sanksi kepada federasi sepak bola di Timor Leste, karena melakukan manipulasi data 12 pemain asal Brasil yang naturalisasi pada 2012 lalu. Satu di antaranya adalah Fellipe.



Hal itu dianggap tidak fair play dalam kepengurusan sepak bola. Akibatnya, Timor Leste dilarang bertanding dalam Piala Asia 2023. Hal itu diprediksi bakal memengaruhi paspor Timor Leste dari Fellipe Bertoldo.



”Kami menunggu saja. Namun hak untuk mencabut paspor bukan dari AFC, tapi negara. Sehingga kecil kemungkinan Timor Leste melakukan hal itu,” kata Ruddy saat ditanya hal tersebut.



Pihaknya juga tengah mempersiapkan perjanjian kontrak yang bersyarat, kalau sewaktu-waktu paspor dari Timor Leste dicabut pemerintah setempat, sehingga kontraknya putus secara otomatis.



Namun, keputusan itu juga bisa berubah. Menurut dia, setelah koordinasi dengan pelatih Arema FC Aji Santoso. Ruddy menyatakan tidak bermasalah kalau paspornya ditarik, pihaknya akan tetap merekrut Fellipe sebagai pemain non-Asia. ”Pelatih menginginkan begitu, tapi masih mempertimbangkan Esteban Vizcarra sebagai pemain asing juga,” kata dia.



Untuk diketahui, regulasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang baru, pemain asing hanya diperbolehkan tiga pemain. Dengan rincian, dua pemain asing non-Asia dan satu dari Asia. Jika paspor Fellipe dicabut, maka bersama Esteban dan Cunha, Arema mempunyai total tiga pemain asing non-Asia.



Arema harus merelakan satu di antara ketiganya. Hingga kini, Esteban Vizcarra belum ada kepastian akan membela Arema karena belum ada kontrak. Dia dikabarkan akan tiba sekitar 27 Januari mendatang dari negara asalnya Argentina. (asa/c2/riq)




Editor: Soejatmiko
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore