
Gawang Yogi Triana kebobola 18 gol selama 9 penampilan di Indonesia Soccer Champioonship.
JawaPos.com - Performa jeblok kiper kedua Sriwijaya FC, Yogi Triana, selama Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016, membuat nasibnya di ujung tanduk.
Yogi memang sudah dua musim berseragam Sriwijaya FC. Namun, kiprah pemain ini tidak begitu cemerlang seperti ketika membela Persita Tangerang.
Dua musim membela tim berjuluk Laskar Wong Kito, Yogi hanya menjadi kiper pelapis. Di bawah kepelatihan Benny Dollo musim 2015, Yogi kalah bersaing dengan penjaga gawang senior Dian Agus Prasetyo.
Begitu pula musim 2016, pemilik nomor punggung 21 itu juga kalah bersaing kiper muda Teja Paku Alam. Ironisnya, dari 9 kali turun di kompetisi ISC, Yogi tak tampil gereget. Hanya satu kali menorehkan clean-sheet, sisanya total sudah 18 kali kebobolan.
Kontribusi minim inilah yang membuat pemain kelahiran Tangerang tersebut dirumorkan mendapat lampu kuning dan berpeluang dilepas musim 2017 mendatang.
Meski kabar ini semakin santer lantaran target manajemen tim untuk menyabet gelar juara musim depan, mengisyaratkan tim akan menggaet satu penjaga gawang andal untuk diduetkan dengan Teja Paku Alam musim mendatang.
"Kalau sampai sekarang, Yogi tetap pemain Sriwijaya FC. Masalah musim depan, kita lihat saja nanti," ungkap Achmad Haris, sekretaris Tim Sriwijaya FC.
Dia juga membela jika Yogi tidak semata-mata selalu bermain buruk di musim kemarin. Hanya saja, dari segi kualitas memang Yogi kalah bersaing dengan Teja Paku Alam.
"Dilepas atau tidak, tergantung keputusan manajemen. Akan kita umumkan, mungkin pertengahan Januari nanti," kata dia.
Manajemen memang sedikit mempercepat pengumuman evaluasi tim di kompetisi nanti. Alasannya, tidak lain untuk memberi waktu longgar pemain yang dilepas untuk mencari klub lain.
"Ya, jedanya kemungkinan sekitar 2-3 minggu mendatang. Sudah ada hasil, pemain-pemain yang mungkin kita persilakan mencari klub lain," tutupnya.
Sementara itu, Yogi mengaku memang belum mengetahui secara pasti nasibnya bersama Sriwijaya FC. Saat ini dia masih menghabiskan jeda waktu libur kompetisi untuk pulang kampung di Tangerang.
"Kegiatan mungkin ada sesekali kuliah. Terus jaga kondisi fisik saja. Untuk sama Sriwijaya FC, saya serahkan saja pada manajemen seperti apa," tambahnya. (cj11/ion/ce2/ira/JPG)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
