
Timnas Indonesia berpeluang besar kalahkan Thailand
JawaPos.com - Indonesia bakal mengawali ambisi menjuarai Piala AFF untuk kali pertama dengan menjamu Thailand pada final leg pertama Piala AFF 2016, Rabu (14/12) malam WIB di Stadion Pakansari, Cibinong.
Dalam sejarah pertemuan, Thailand memang unggul. Dalam 74 pertemuan, Gajah Perang - julukan timnas Thailand, mampu menang 36 kali, sedangkan Indonesia menang 24 kali. Sedangkan 14 laga lainnya berakhir imbang.
Terakhir, Indonesia kalah 2-4 pada laga fase Grup A Piala AFF 2016. Trigol dari Teerasil Dangda membuat Indonesia harus kalah pada laga perdana fase grup di Stadion Philippine Sports.
Hanya saja, dalam laga kandang terakhir melawan Thailand, Indonesia sanggup unggul 2-1. Itu terjadi di fase grup Piala AFF 2010. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 7 Desember 2010, dua gol penalti dari Bambang Pamungkas membuat Thailand bertekuk lutut dan tersingkir di ajang tersebut.
Performa Indonesia sendiri sebenarnya cukup menawan ketika bermain di kandang sendiri. Sejak sanksi FIFA dicabut, Indonesia belum kalah saat bermain di kandang sendiri. Berdasar itu, Indonesia memiliki peluang besar mengalahkan Thailand pada laga nanti. Publik Indonesia yakin Merah Putih berjaya di kandang sendiri. (epr/JPG)
1. Tampil di Kandang Sendiri
Tampil di depan publik sendiri membuat motivasi bermain Boaz Solossa cs meninggi. Indonesia belum pernah kalah saat bermain di kandang sendiri selepas sanksi FIFA dicabut. Sebelumnya Indonesia menang 3-0 atas Malaysia (persahabatan), seri 2-2 kontra Vietnam (persahabatan), dan menang 2-1 lawan Vietnam (leg pertama semifinal Piala AFF 2016).
2. Memori Indah Piala AFF 2010
Indonesia memiliki memori indah di Piala AFF 2010 saat berjumpa Thailand. Kala itu Indonesia menang 2-1 di fase grup lewat dua gol penalti dari Bambang Pamungkas. Itu merupakan laga kandang terakhir Indonesia menjamu Thailand dan berakhir dengan kemenangan.
3. Semangat Pantang Menyerah di Fase Grup
Indonesia memang kalah 2-4 pada pertemuan di fase Grup A. Namun, bermain di stadion milik Filipina, semangat Boaz Solossa cs sangat luar biasa. Mereka pantang menyerah. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Indonesia bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada babak kedua. Meski akhirnya kalah, setidaknya semangat pantang menyerah bisa diaplikasikan pada laga nanti di depan publik sendiri.
4. Persembahan Terakhir untuk Riedl
Para pemain timnas Indonesia dipastikan akan berusaha sekuat tenaga meraih kemenangan dalam laga nanti. Stafeno Lilipaly cs ingin memberikan persembahan indah bagi pelatih Alfred Riedl yang kabarnya akan segera pensiun sebagai pelatih. Persembahan terbaik jelas kemenangan.
5. Spirit Bhineka Tunggal Ika
Semangat kebangsaan bakal memompa para pemain untuk meraih kemenangan. Indonesia adalah negara yang unik dengan pelbagai suku dan bersatu padu dalam Bhineka Tunggal Ika. Skuad saat ini pun terdiri dari pelbagai suku, namun bisa menyatu menjadi tim yang solid. Semua berkat Bhineka Tunggal Ika.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
