Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes. (Istimewa)
JawaPos.com–Laga panas pekan ke-24 BRI Super League 2025/26 akan mempertemukan Persija Jakarta kontra Borneo FC Samarinda di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3) pukul 20.30 WIB. Duel ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga adu strategi dua tim papan atas yang tengah bersaing ketat di klasemen.
Pertemuan kali ini menyimpan cerita tersendiri bagi pelatih Borneo FC Fabio Lefundes. Pelatih asal Brasil itu menyadari ada sosok di kubu Persija yang memahami karakter permainan Pesut Etam.
Situasi tersebut tak lepas dari perpindahan pemain dan staf pelatih di putaran kedua musim ini.
”Ya dia mantan pemain Borneo FC di putaran pertama dan pasti juga saya tidak mungkin menutup mulutnya untuk memberi informasi terkait Borneo FC. Tapi tidak apa-apa, kami sudah memiliki cara terbaru untuk tim,” ujar Lefundes dikutip dari ileague.id.
Dia mengakui, di putaran pertama Borneo sempat diperkuat Fajar yang kini berseragam Persija. Selain itu, ada pula asisten pelatih yang pernah bekerja bersamanya saat menangani Madura United dan kini berada di tim ibu kota.
Kondisi tersebut membuat potensi kebocoran informasi tak bisa dihindari. Namun Lefundes tak ingin larut dalam kekhawatiran. Menurut dia, dinamika seperti ini adalah hal lumrah dalam sepak bola profesional.
Dia menegaskan, telah menyiapkan pendekatan berbeda untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut. ”Meskipun mereka tahu bagaimana strategi saya, kami sudah antisipasi apa yang akan terjadi,” tegas Fabio Lefundes.
Di sisi lain, Lefundes juga menilai Persija mengalami peningkatan signifikan dibanding pertemuan pertama musim ini. Kendalaman skuad Macan Kemayoran menjadi perhatian khusus, terlebih dengan tambahan pemain baru di putaran kedua.
”Persija di putaran pertama memiliki pemain berkualitas bagus dan di putaran kedua mendatangkan pemain lebih bagus lagi. Menghadapi tim dengan komposisi seperti itu, kita harus lebih waspada 100 sampai 150 persen,” kata Fabio Lefundes.
Dia mengingatkan anak asuhnya untuk tak memberi ruang sekecil apa pun. Menurut dia, tim dengan kualitas individu mumpuni bisa menghukum kelengahan dalam satu momen saja.
Selain kekuatan di atas lapangan, atmosfer stadion juga menjadi tantangan tersendiri. Bermain di JIS dengan dukungan penuh suporter tuan rumah diyakini akan menambah tekanan bagi Pesut Etam.
”Kita akan menghadapi mereka dan suporternya. Itu akan menjadi tantangan luar biasa,” ucap mantan pelatih Persita Tangerang tersebut.
Laga ini diprediksi berjalan ketat. Siapa yang mampu menjaga fokus dan disiplin sepanjang 90 menit, berpeluang besar membawa pulang tiga poin penting.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
