Suasana official training Borneo FC di Jakarta International Stadium jelang laga pekan ke-24 Super League 2025-2026. (Borneo FC)
JawaPos.com — Persija Jakarta akhirnya angkat bicara terkait polemik official training Borneo FC jelang pekan ke-24 Super League 2025/2026. Manajemen Macan Kemayoran membeberkan kronologi lengkap demi meluruskan narasi yang beredar dan menegaskan komitmen menjaga profesionalisme serta sportivitas.
Persija menegaskan komitmennya untuk selalu menyambut setiap tim tamu dengan standar pelayanan terbaik dan penuh penghormatan.
Termasuk dalam menyambut tamu dari Samarinda, Borneo FC, pada pekan ke-24 Super League 2025/2026.
Isu mencuat setelah muncul narasi yang menyebut lokasi official training Borneo FC diubah secara tiba-tiba.
Persija sangat menyayangkan tudingan tersebut karena koordinasi teknis disebut sudah dilakukan jauh hari sebelum pertandingan.
Panitia Pelaksana pertandingan atau LOC Persija telah melakukan komunikasi sejak Kamis (26/2/2026) atau H-5 laga.
Koordinasi itu dilakukan dengan Asisten Manajer Borneo FC, Farid, untuk membahas berbagai aktivitas pertandingan termasuk lokasi official training.
Komunikasi tersebut menjadi bagian dari prosedur rutin yang selalu dijalankan setiap menjamu tim tamu. Tujuannya memastikan seluruh kebutuhan tim lawan terakomodasi dengan baik dan tidak ada kendala teknis di lapangan.
Tak berhenti di situ, pada Minggu (1/3/2026) atau H-2 pertandingan, LOC Persija kembali mengirimkan dokumen resmi.
Dokumen berupa Match Program itu memuat agenda H-1 dan hari pertandingan secara lengkap, termasuk lokasi, tanggal, serta waktu seluruh kegiatan resmi.
Match Program tersebut menjadi acuan teknis bersama agar semua rangkaian pertandingan berjalan tertib. Dengan panduan itu, kedua tim diharapkan memahami jadwal dan lokasi kegiatan secara detail tanpa miskomunikasi.
Persija juga tidak menutup mata terhadap kekurangan yang terjadi dalam proses administrasi.
Manajemen mengakui ada keterlambatan dalam penyampaian surat resmi terkait pelaksanaan official training yang seharusnya diterima sebelum sesi berlangsung.
Evaluasi internal langsung dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab. Persija ingin ke depan aspek administratif berjalan lebih presisi dan tepat waktu sehingga tak memunculkan persepsi yang keliru.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
