Aksi Ze Valente (kiri) dan Irfan Jauhari di laga PSIM Yogyakarta lawan Persis Solo. (Dok. PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com - Puasa kemenangan sedang dialami PSIM Yogyakarta. Dalam lima pertandingan terakhir, Laskar Mataram tidak pernah meraih tiga poin: dua kali kalah dan tiga kali imbang.
Kesempatan PSIM untuk mengakhiri puasa kemenangan bisa dimulai malam ini. Laskar Mataram akan dijamu tim papan bawah, PSBS Biak, di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Mereka akan menghadapi tim yang juga tidak pernah menang dalam lima pertandingan beruntun.
Pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menerangkan bahwa timnya memang bermasalah dalam lima pertandingan terakhir. Masalah tersebut membuat kemenangan sangat sulit diraih oleh Ze Valente dkk.
“Saya rasa masalah tim saat ini bersifat struktural, salah satunya komunikasi antarpemain,” jelasnya.
Hal tersebut terlihat saat menahan imbang Bali United 3-3 pekan lalu. Van Gastel menuturkan timnya kebobolan tiga gol lebih dulu karena komunikasi antarpemain yang sangat buruk.
“Untungnya kami unggul jumlah pemain sehingga bisa menembus sepertiga akhir pertahanan lawan dengan mudah dan menyamakan kedudukan,” tuturnya.
Buruknya komunikasi ini tidak boleh terulang malam ini. PSIM membutuhkan kemenangan. Selain untuk naik di tabel klasemen Super League, kemenangan juga dapat mengembalikan kepercayaan diri pemain yang terkikis karena tidak pernah menang dalam lima pertandingan berturut-turut.
“Namun, kami butuh kemenangan karena pada akhirnya kami ingin menang,” ungkapnya.
Di kubu lawan, pelatih PSBS, Marian Mihail, mengungkapkan bahwa timnya telah mempersiapkan diri dengan baik. Hasil imbang melawan Persis Solo (21/2) dijadikan bahan evaluasi.
“Kesalahan-kesalahan di pertandingan kemarin kami perbaiki,” ujarnya.
Mihail menambahkan target timnya adalah meraih tiga poin. Tidak mudah, tetapi ia menegaskan sudah memiliki strategi untuk menang.
“Kami ingin tampil bagus melawan PSIM dan berjuang untuk mendapatkan tiga poin,” bebernya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
