Johnny Jansen. (Istimewa)
JawaPos.com - Pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 menjadi momen penting bagi Bali United FC. Serdadu Tridatu dijadwalkan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Senin (23/2) malam.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Kedua tim sama-sama sedang mencari momentum untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di awal putaran kedua.
Bali United saat ini menempati posisi ke-11 klasemen sementara dengan 28 poin. Mereka terpaut empat angka dari PSIM yang berada di peringkat ke-7.
Selisih tipis tersebut membuat duel di Bantul diprediksi berjalan ketat, terlebih kedua tim masih berupaya menjaga asa menembus papan atas.
Bagi Bali United, pertandingan ini juga menjadi ajang pembuktian. Grafik performa mereka menurun setelah menelan kekalahan dari Persik, Persebaya, dan Persija Jakarta. Satu-satunya tambahan poin didapat saat bermain imbang melawan Semen Padang.
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, memastikan timnya datang dengan persiapan matang. Evaluasi menyeluruh telah dilakukan untuk memperbaiki sejumlah kekurangan.
“Ada beberapa hal yang kami ubah untuk bisa meraih kembali poin sempurna. Kami bicara dengan pemain, menunjukkan beberapa video pertandingan, dan mencari solusi untuk rencana kita bersama,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dikutip dari ileague.id.
Ia menambahkan bahwa detail strategi tak bisa diungkap sepenuhnya, namun timnya siap tampil maksimal demi membawa pulang hasil positif dari Bantul.
Kenangan pahit di putaran pertama juga menjadi motivasi tambahan. Saat bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali United harus mengakui keunggulan PSIM dengan skor 1-3. Hasil itu masih membekas, meski pada laga pramusim sebelumnya Bali United sempat menang telak.
Di sisi lain, PSIM pun belum sepenuhnya stabil. Laskar Mataram menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya dan Borneo FC, lalu hanya bermain imbang melawan Persis Solo serta Persik Kediri.
Konsistensi yang sempat menjadi kekuatan di putaran pertama mulai goyah.
Dengan posisi klasemen yang berdekatan dan tekanan untuk bangkit, pertandingan ini dipastikan berjalan dalam tempo tinggi.
Bali United ingin mengembalikan arah musimnya, sementara PSIM berambisi mempertahankan posisi di papan atas.
Pertanyaannya kini, siapa yang mampu keluar dari tekanan dan menemukan kembali ritme kemenangan?

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
