Pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro. (Dok. Deltras FC)
JawaPos.com – Deltras FC Sidoarjo mengalami kekalahan beruntun di dua laga awal putaran tiga grup 2 Championship 2025/2026. The Lobster kalah 1-3 dari PSS Sleman (14/2) serta 0-1 dari PSIS Semarang (22/2).
Menyusul hasil negatif itu, pelatih Deltras FC Widodo Cahyono Putro pasang badan buat hasil buruk timnya. Kekalahan beruntun itu membuat Deltras FC melorot posisinya dan menduduki peringkat lima grup 2 hingga pekan ke-20.
“Ini adalah resiko kami. Saya siap bertanggung jawab terhadap apapun yang nantinya diambil manajemen,” kata Widodo setelah laga lawan PSIS.
Pelatih berusia 55 tahun itu mengungkapkan kalau penyebab kekalahan dari Laskar Mahesa Jenar, julukan PSIS, adalah skema timnya yang tidak jalan. Para pemain PSIS sukses menutup pergerakan winger Deltras FC.
Karena itu, Widodo berencana melakukan evaluasi buat problem timnya saat pergerakan winger diblok lawan. Eks pelatih Bali United itu juga akan mencari opsi strategi buat pertandingan berikutnya.
“Kita akan coba melihat apakah nanti bisa membangun serangan lewat midfielder atau para wing back. Pokoknya kita akan cari alternatif strategi buat lawan Barito Putera,” ungkap Widodo.
Di pekan ke-21, Deltras FC dijadwalkan menghadapi Barito Putera di Gelora Delta, Sidoarjo, pada Minggu (1/3). Barito sendiri merupakan tim yang tidak terkalahkan oleh Deltras FC selama putaran satu dan dua.
Pada putaran pertama, Deltras FC kalah 0-1 oleh Barito di kandang (21/9). Kemudian di putaran kedua, saat bermain di kandang Barito, Deltras FC takluk 0-1 (16/11).
Selain itu, Widodo juga meminta agar para pemainnya segera menyesuaikan dirinya dengan pola latihan serta jam tanding selama Ramadan. Sebab pada laga perdana Deltras FC di bulan Ramadan, yaitu lawan PSIS ini ada hal yang hilang.
“Tempo permainan lebih lambat dari periode di luar Ramadan. Saya harap pemain segera beradaptasi secara fisik juga taktikal selama kita bermain di bulan Ramadan ini,” jelas Widodo.
Pemain Deltras FC Sandi Sute yang menghadari konferensi pers usai kalah lawan PSIS juga menyesal tidak bisa optimal. Apalagi laga lawan PSIS ini berlangsung di kandang.
“Saya meminta maaf kepada para suporter karena kami gagal memberikan tiga poin ketika main di kandang. Semoga di laga berikutnya hal ini tidak terulang,” ungkap eks pemain Persija Jakarta itu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
