
Latihan PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com–Direktur Teknik PSS Sleman Pieter Huistra menegaskan, putaran ketiga Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 menjadi fase paling krusial dalam perjalanan tim musim ini. Persaingan yang semakin ketat di papan atas klasemen membuat setiap laga kini bernilai layaknya partai final.
Menurut Pieter Huistra, situasi klasemen yang hanya terpaut satu poin dari para pesaing terdekat menjadi alarm bagi Laskar Sembada PSS Sleman untuk tampil lebih konsisten. Dua rival utama, yakni Barito Putera dan Persipura Jayapura, masih terus menempel ketat dalam perburuan posisi puncak.
”Kami harus mendapatkan poin lebih banyak daripada Barito dan Persipura. Kami tertinggal satu poin, jadi situasinya sangat ketat. Akan ada pertandingan-pertandingan besar yang menentukan,” ujar Pieter Huistra usai latihan sore PSS Sleman di Lapangan Pakembinangun, dikutip dari pssleman.id.
Dia menilai selisih satu poin mencerminkan tipisnya margin persaingan di Grup Timur. Karena itu, fokus penuh dan disiplin dalam setiap pertandingan menjadi kunci jika PSS ingin menjaga peluang mengakhiri musim di posisi pertama.
Huistra juga mengingatkan bahwa tekanan di fase ini adalah bagian dari dinamika kompetisi. Tim yang mampu menjaga stabilitas performa dan tidak terpeleset di laga-laga krusial akan memiliki peluang lebih besar untuk keluar sebagai pemuncak klasemen.
Menatap laga kontra Deltras FC, Huistra meminta para pemain tidak terlena oleh catatan positif di dua pertemuan sebelumnya. Meski belum terkalahkan, dia menilai Deltras tetap menyimpan potensi ancaman serius, terutama lewat skema serangan balik cepat.
”Kami menghormati setiap lawan. Kami tahu Deltras berbahaya jika diberi ruang untuk melakukan serangan balik. Jadi kami harus memainkan permainan kami sendiri,” jelas Pieter Huistra.
Dia menambahkan, Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis akan memastikan seluruh pemain memahami pendekatan taktik yang telah disiapkan. Fondasi utama dalam menghadapi laga-laga penting bukan hanya strategi, tetapi juga kepercayaan diri dan keyakinan terhadap kualitas tim.
”Kami selalu percaya pada diri kami sendiri, pada tim kami, dan pada para pemain. Itu yang paling penting,” tegas Pieter Huistra.
Dengan persaingan yang semakin kompetitif di Pegadaian Championship 2025/2026, setiap poin kini terasa sangat mahal. PSS dituntut tampil efektif, disiplin, dan konsisten agar tetap berada di jalur perebutan gelar hingga akhir putaran ketiga.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
