Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Februari 2026 | 02.43 WIB

Kepala Saya Seperti Meledak! Perjuangan Mihailo Perovic Cetak Gol Persebaya Surabaya Meski Darah Mengucur Deras

Mihailo Perovic cetak gol untuk Persebaya Surabaya dalam kondisi kepala bocor. (Persebaya) - Image

Mihailo Perovic cetak gol untuk Persebaya Surabaya dalam kondisi kepala bocor. (Persebaya)

JawaPos.com — "Kepala saya seperti meledak!"

Kalimat itu keluar langsung dari mulut Mihailo Perovic, penyerang Persebaya Surabaya, yang menolak menyerah meski kepala bocor dan darah mengucur deras saat laga panas kontra Bali United.

Determinasi luar biasa ditunjukkan Perovic ketika Persebaya Surabaya bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026) malam WIB.

Dalam kondisi cedera kepala serius, penyerang asal Montenegro itu tetap mampu mencetak gol dan membantu Green Force menang 3-1.

Insiden bermula dari benturan keras dengan pemain Bali United yang membuat kepala Perovic robek. Darah mengalir, rasa sakit datang bertubi-tubi, dan situasi jelas jauh dari kata ideal bagi seorang striker.

“Setelah terjangan tersebut, saya merasakan sakit yang luar biasa di kepala saya dan saya tidak bisa melanjutkan (pertandingan),” ujar Perovic. Rasa nyeri itu semakin menjadi saat ia mencoba berlari mengejar bola.

“Saya mencoba (tetap bermain) tetapi setiap kali saya melakukan sprint atau berlari, saya merasa kepala saya seperti meledak,” lanjutnya. Namun, tekad Perovic jauh lebih keras dibanding rasa sakit yang ia rasakan.

Kepalanya dibalut perban tebal, wajahnya penuh darah, tetapi matanya tetap tajam mengincar gawang lawan. Perovic memilih bertahan di lapangan, setidaknya sampai dirinya memberi kontribusi nyata.

Keputusan itu terbukti tepat. Pada menit ke-26, Perovic melepas tembakan tepat sasaran yang tak mampu dibendung kiper Bali United.

Gol tersebut terasa sangat emosional. Bukan hanya karena dicetak dalam kondisi kepala bocor, tetapi juga karena menjadi pelepas frustrasi panjang sang penyerang.

Dalam dua laga sebelumnya, Perovic sempat mencetak gol, tetapi semuanya dianulir lewat keputusan VAR. Kali ini tidak ada drama, golnya sah, dan beban di dadanya runtuh seketika.

Setelah gol itu, kondisi fisiknya tak memungkinkan untuk melanjutkan laga. Perovic akhirnya ditarik keluar pada menit ke-40 demi keselamatan dirinya.

Meski hanya bermain kurang dari satu babak, kontribusi Perovic terbilang sangat efektif. Ia mencetak satu gol dari dua tembakan tepat sasaran dengan nilai expected goals mencapai 0,68.

Akurasi umpannya pun sempurna. Dari lima percobaan umpan, semuanya tepat sasaran, termasuk empat umpan di area lawan.

Perovic juga mencatat satu umpan kunci dan expected assists sebesar 0,10. Dalam penguasaan bola, ia hanya melakukan 11 sentuhan dengan tiga kali kehilangan bola.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore