
TC PSIS di Jogja. (Istimewa)
JawaPos.com - PSIS Semarang mengambil langkah serius jelang putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26. Sejak Rabu (4/2), Laskar Mahesa Jenar menjalani pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta, sebagai upaya memperbaiki performa tim yang sempat terpuruk di putaran kedua.
Asisten manajer PSIS, Reza Handhika, menuturkan pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi TC bukan tanpa alasan. Selain lebih fokus, lokasi ini memungkinkan tim pelatih memantau seluruh pemain dengan lebih intensif.
“Selama seminggu ini kami menggelar pemusatan latihan di Yogyakarta. Alasan pemilihannya adalah supaya tim bisa lebih fokus ke program latihan dan memantau performa para pemain secara menyeluruh,” jelas Reza dikutip dari website I.League.
Faktor cuaca juga menjadi pertimbangan utama. Di Semarang, hujan yang kerap turun membuat lapangan latihan sulit digunakan.
“Selain itu, TC ini juga menunjukkan keseriusan manajemen untuk memperbaiki performa PSIS. Kami sudah menunjuk Direktur Teknik yang akan berkolaborasi dengan pelatih kepala yang segera bergabung dalam TC,” tambahnya.
Reza juga menekankan bahwa manajemen masih membuka peluang perekrutan atau pencoretan pemain jika diperlukan.
“Terkait perekrutan atau pencoretan pemain, keputusan sepenuhnya ada di tangan tim pelatih. Kami terus mengevaluasi skuat untuk mencapai target bertahan di Pegadaian Championship 2025/26. Kesempatan di jendela transfer tetap akan kami maksimalkan hingga 6 Februari 2026,” tegas Reza.
Saat ini, PSIS Semarang masih berada di papan bawah klasemen sementara Grup 2 atau Grup Timur, menduduki peringkat ke-9 dari 10 tim. Dari 18 laga yang sudah dijalani, mereka hanya meraih 11 poin hasil dari tiga kemenangan, dua kali imbang, dan 13 kekalahan.
Meski berada di posisi yang menantang, langkah manajemen dan tim pelatih untuk fokus dan disiplin di TC Yogyakarta diharapkan bisa menjadi titik balik bagi PSIS Semarang.
Dengan persiapan yang matang, Laskar Mahesa Jenar menargetkan perbaikan performa di putaran ketiga agar bisa memperbaiki posisi di klasemen dan memperkuat peluang bertahan di kompetisi.
Keputusan strategis ini menjadi bukti bahwa PSIS tidak ingin sekadar bertahan, tapi juga berjuang untuk kembali menunjukkan taji di pentas Pegadaian Championship.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
