
Maarten Paes telah resmi jadi pemain Ajax. (Dok. Ajax Amsterdam)
JawaPos.com - Kiper Timnas Indonesia, Marten Paes, akhirnya kembali ke tanah kelahirannya setelah resmi bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax Amsterdam.
Kepindahan ini menandai akhir perjalanan Paes bersama klub Major League Soccer (MLS), FC Dallas, sekaligus menjadi momen emosional dalam karier profesional sang penjaga gawang.
Dalam pernyataan yang dikutip dari laman resmi Ajax.nl, Paes mengaku kepindahannya ke Amerika Serikat beberapa tahun lalu memang sudah menjadi bagian dari rencana besar dalam hidupnya.
Namun, keinginan untuk kembali ke Belanda, khususnya membela Ajax, selalu menjadi cita-citanya.
“Saya selalu memiliki mimpi jangka panjang. Langkah saya ke Amerika juga bagian dari itu. Tapi, dalam pikiran saya tetap ada bahwa jika suatu saat kembali ke Belanda, maka itu kembali ke Ajax. Dan, sekarang hal itu terwujud,” ujar Paes.
Paes tercatat menghabiskan sekitar empat setengah tahun berkarier di Amerika Serikat. Selama periode tersebut, ia merasa mendapatkan banyak pelajaran penting, baik sebagai pesepakbola maupun sebagai pribadi.
Maarten Paes diperkenalkan sebagai pemain baru Ajax Amsterdam. (Dok. Ajax)
Menurutnya, pengalaman bermain di lingkungan yang berbeda membuatnya lebih matang dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk tantangan di dalam dan luar lapangan.
“Tahun terakhir juga ada beberapa hal pribadi yang terjadi. Karena itu, saya merasa memang sudah waktunya untuk kembali,” tambahnya dengan jujur.
Bergabung dengan Ajax disebut Paes sebagai kepulangan yang terasa sangat spesial. Ia menilai tidak ada tempat yang lebih indah untuk melanjutkan karier selain klub yang memiliki sejarah panjang dan identitas kuat tersebut.
“Saya rasa tidak ada yang lebih indah untuk kembali selain Ajax. Ini sangat spesial dan saya sangat bangga. Bangga bermain untuk klub ini, untuk logo ini, dan untuk kota ini,” katanya.
Paes juga menegaskan komitmennya untuk membalas kepercayaan yang telah diberikan manajemen Ajax. Ia siap bekerja keras dan memberikan kontribusi maksimal demi klub yang telah lama menjadi bagian dari mimpinya sejak kecil.
“Mungkin terdengar klise jika dibilang Ajax adalah mimpi masa kecil saya dan saya tidur memakai piyama Ajax, tapi itu benar. Rasanya luar biasa bisa menjadi bagian dari klub ini,” ungkap Paes.
Sebagai bentuk sambutan, Ajax bahkan menjadikan foto Marten Paes sebagai header di akun resmi X (sebelumnya Twitter) mereka. Langkah tersebut menunjukkan antusiasme klub terhadap kehadiran sang kiper, sekaligus menegaskan status Paes sebagai bagian penting dari proyek Ajax ke depan.
Kepindahan ini tak hanya menjadi kabar baik bagi Ajax, tetapi juga bagi sepak bola Indonesia, mengingat Paes kini berkarier di salah satu klub elite Eropa dengan panggung yang lebih besar.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
