
Persebaya Surabaya tak ingin terlena dengan kemenangan atas Bali United di putaran pertama. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya pernah punya pengalaman manis saat melawan Bali United FC dengan menang 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo. Tapi, Green Force enggan mengungkit hasil putaran pertama dan menganggap hal itu sudah jadi masa lalu.
Persebaya akan memainkan pertandingan pekan ke-20 Super League 2025/2026 dengan melawan tuan rumah Bali United FC. Laga itu dijadawalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (7/2) malam.
Bagi Persebaya, pertandingan ini krusial untuk mendongkrak posisinya ke papan atas. Green Force saat ini menempati posisi kelima dengan 32 poin, hanya terpaut lima angka dari Malut United FC di empat besar.
Green Force menatap pertandingan kontra Bali United FC dengan percaya diri. Apalagi, mereka punya modal kemenangan telak 5-2 pada putaran pertama.
Kemenangan itu diraih Persebaya di Stadion GBT pada 23 Agustus 2025. Gol-gol Green Force dicetak oleh Francisco Rivera (38'), Risto Mitrevski (44'), Mihailo Perovic (53'), Bruno Moreira (61'p), Gali Freitas (82'). Sementara gol balasan Bali United dibuat atas nama Boris Kopitovic (45+1'), dan Irfan Jaya (54').
Bernardo Tavares sebagai pelatih baru Persebaya menyadari hasil tersebut. Dia mengakui bahwa kemenangan itu sangat bagus. Tapi, untuk saat ini, menurutnya situasinya berbeda.
"Ya, itu hasil yang bagus di sini. 5-2. Pertandingan dengan banyak gol selalu merupakan hasil yang bagus," kata Tavares di Surabaya, Minggu (1/2).
"Tentu saja, menang. Tapi, sekarang pertandingan itu tidak akan membantu kita di sana," tambahnya.
Pelatih asal Portugal itu pun menyatakan bahwa fokus Persebaya sekarang adalah memulihkan kondisi para pemain. Sebab, mereka baru bermain imbang 1-1 kontra Dewa United, dan hanya punya waktu istirahat lima hari.
"Sekarang kita perlu pulih terlebih dahulu. Memiliki rencana yang baik di sana. Dan, mencoba untuk tidak melakukan banyak kesalahan di sana," tambahnya.
Menurut Tavares, Bali United FC lebih diuntungkan karena terakhir mereka bermain adalah pada Jumat (30/1). Artinya, waktu istirahat Serdadu Tridatu lebih lama dari timnya.
"Bali United punya waktu dua hari lebih banyak daripada kita untuk mempersiapkan pertandingan, untuk memulihkan diri. Menurut saya, Bali memiliki tim yang bagus. Dan, mereka baru saja kalah melawan Persik. Jadi, saya membayangkan mereka akan bermain keras dan tangguh melawan kita," katanya.
"Oleh karena itu, kita juga perlu memiliki rencana yang sangat baik. Fokus yang sangat baik sejak menit pertama hingga akhir jika kita ingin mendapatkan hasil yang baik di sana," imbuh dia.
Pernyataan serupa diungkapkan oleh Bruno Moreira. Kapten Persebaya Surabaya itu menilai hasil 5-2 di putaran pertama tak bisa jadi patokan. Tapi, dirinya tetap optimistis Green Force bisa menang di Pulau Dewata.
"Setiap pertandingan berbeda. Bukan berarti karena kita menang di sini 5-2 kita akan menang di sana. Tapi, tentu saja kita optimistis untuk mendapatkan tiga poin di sana meski setiap pertandingan berbeda," tutur Bruno.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
