
Fisik pemain Persebaya Surabaya jadi kunci hadapi Dewa United. (Persebaya)
JawaPos.com–Bisa lari selama 90 menit menjadi gambaran kesiapan fisik pemain Persebaya Surabaya jelang laga penting menghadapi Dewa United Banten FC. Kondisi ini membuat skuad Green Force kian percaya diri menatap duel pekan ke-19 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2) malam.
Persebaya Surabaya datang ke pertandingan ini dengan tren performa yang terus membaik dari pekan ke pekan. Hasil latihan menunjukkan kebugaran pemain berada pada level yang memungkinkan mereka tampil konsisten sepanjang laga.
Pelatih Bernardo Tavares menegaskan fokus utama tim selama persiapan tertuju pada aspek fisik dan detail permainan. Dua hal tersebut dinilai krusial agar Persebaya Surabaya mampu tampil stabil sejak menit awal hingga peluit akhir.
Kebugaran pemain menjadi perhatian serius mengingat padatnya jadwal kompetisi. Dengan kondisi fisik yang terjaga, pemain diharapkan mampu menjaga intensitas permainan selama 90 menit penuh.
Selain fisik, transisi permainan juga menjadi menu utama dalam setiap sesi latihan. Bernardo Tavares menilai efektivitas transisi menyerang dan bertahan sangat menentukan hasil pertandingan, terutama saat menghadapi tim dengan karakter seperti Dewa United.
Waktu persiapan yang terbatas membuat tim pelatih harus memaksimalkan setiap sesi latihan. Tidak ada ruang untuk latihan yang sia-sia karena setiap detail kecil bisa berpengaruh besar di pertandingan.
Pelatih asal Portugal itu melihat perkembangan positif dari hari ke hari dalam skuadnya. Pemahaman antarpemain dinilai semakin matang seiring intensitas latihan dan pertandingan yang dijalani bersama.
”Saya percaya bahwa sekarang kita lebih baik. Para pemain mengetahui karakteristik rekan satu tim,” kata Bernardo Tavares.
Perkembangan tersebut tidak membuat tim cepat puas. Target utama tetap menjaga konsistensi agar Persebaya Surabaya terus tumbuh sebagai tim yang solid.
”Kami lebih baik dari minggu lalu dan ini adalah target kami untuk mencoba menjadi tim yang lebih baik dari hari ke hari,” imbuh Bernardo Tavares.
Pernyataan itu menjadi cerminan filosofi kerja bertahap yang terus ditekankan dalam tim. Kesiapan fisik yang memungkinkan pemain berlari selama 90 menit memberi keuntungan tersendiri. Persebaya Surabaya bisa menerapkan permainan menekan tanpa khawatir kehilangan stamina di akhir laga.
Dari sisi mental, kepercayaan diri pemain juga meningkat usai penampilan positif di pertandingan terakhir. Situasi ini menciptakan atmosfer internal yang kondusif menjelang laga kandang.
Persebaya Surabaya saat ini berada di posisi ke-6 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan koleksi 31 poin. Posisi tersebut menempatkan Green Force di papan atas dan membuka peluang bersaing lebih jauh.
Sementara itu, Dewa United menempati peringkat ke-10 dengan raihan 23 poin. Selisih posisi dan poin membuat laga ini tetap dipandang krusial dan tidak boleh dianggap enteng.
Bermain di Gelora Bung Tomo menjadi keuntungan besar bagi Persebaya Surabaya. Dukungan langsung dari Bonek dan Bonita kerap menjadi energi tambahan bagi pemain di lapangan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
