
Francisco Rivera pernah rasakan ketegasan Nendi Rohaendi dengan menerima kartu merah. (Persebaya)
JawaPos.com-Duel Persebaya Surabaya vs Dewa United menjadi salah satu laga paling ditunggu pada pekan ke-19 Super League 2025/2026. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (1/2/2025) malam WIB, dengan tensi tinggi dan aroma persaingan kuat sejak menit awal.
Persebaya Surabaya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah membukukan empat kemenangan beruntun.
Konsistensi ini membuat Green Force membidik kemenangan kelima sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu tim paling solid saat ini.
Dalam empat laga terakhir, Persebaya Surabaya menang atas Persijap Jepara, Madura United, Malut United, dan PSIM Yogyakarta.
Menariknya, dari rangkaian kemenangan tersebut, Persebaya Surabaya hanya kebobolan satu gol dan menunjukkan pertahanan yang makin rapat.
Dewa United hadir sebagai penantang serius yang tak bisa dipandang sebelah mata. Tim asuhan Jan Olde Riekerink sedang berada dalam tren positif dengan dua kemenangan beruntun yang diraih secara meyakinkan.
Alexis Messidoro dan kolega sukses menaklukkan Persijap Jepara dengan skor telak 4-0. Mereka lalu melanjutkan momentum dengan kemenangan 2-0 atas Arema FC yang dikenal sebagai tim dengan agresivitas tinggi.
Catatan pertemuan juga membuat laga ini terasa makin panas dan penuh cerita. Persebaya Surabaya terakhir kali menang atas Dewa United pada 2023, sementara setelah itu dominasi lebih sering berada di pihak tim tamu.
Bahkan, Dewa United sempat menang 3-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada musim 2024/2025. Fakta tersebut membuat laga kali ini menjadi misi balas dendam tersendiri bagi Persebaya Surabaya di hadapan pendukungnya.
Pertandingan ini juga menarik karena mempertemukan dua gaya bermain yang bertolak belakang. Persebaya Surabaya di bawah Bernardo Tavares dikenal reaktif, disiplin, dan kuat dalam transisi.
Sebaliknya, Dewa United tampil ofensif dengan mengandalkan penguasaan bola dan variasi serangan dari lini kedua. Duel filosofi ini diprediksi menciptakan tempo tinggi sepanjang laga.
Bernardo Tavares menyadari betul kualitas lawan yang akan dihadapi timnya.
“Dewa United merupakan salah satu tim dengan kekuatan finansial dan nilai pasar salah satu skuad tertinggi di liga Indonesia saat ini, sehingga kami harus tampil solid di semua fase permainan untuk membuka peluang meraih kemenangan,” ucapnya.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan pentingnya fokus penuh sepanjang pertandingan.
“Jika kami ingin mengubah ini, kami harus menjadi tim yang kuat di lapangan, fokus di setiap momen, baik saat menguasai bola maupun tidak,” tuturnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
