
Ernando Ari jadi palang pintu terakhir Persebaya Surabaya saat hadapi PSIM Yogyakarta. (Instagram @nandoariiiss)
JawaPos.com — Ernando Ari kembali mencuri perhatian lewat performa luar biasa saat Persebaya Surabaya menundukkan PSIM Yogyakarta. Tiga rekor sekaligus dicatatkan sang kiper dalam kemenangan meyakinkan 3-0 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (25/1/2026) sore.
Ketangguhan Ernando Ari mengawal gawang Persebaya Surabaya saat kalahkan PSIM Yogyakarta menjadi cerita utama dari laga pekan ke-18 Super League 2025/2026.
Di tengah dominasi tim tamu, Ernando tampil tenang dan efektif menjaga gawang tetap perawan hingga peluit panjang berbunyi.
Persebaya Surabaya langsung menunjukkan mental tandang kuat sejak menit awal pertandingan. Gol-gol Green Force dicetak oleh Gali Freitas, Bruno Paraiba, dan Rachmat Irianto yang memastikan kemenangan telak tanpa balas.
Hingga laga berakhir, PSIM Yogyakarta gagal membalas satu gol pun. Hasil ini membuat Persebaya Surabaya membawa pulang tiga poin penting dari Bantul.
Tambahan tiga angka menjaga posisi Persebaya Surabaya tetap stabil di peringkat keenam klasemen sementara Super League. Green Force kini mengoleksi 31 poin dan terus menempel papan atas.
Namun sorotan tak hanya tertuju pada para pencetak gol. Ketangguhan Ernando Ari di bawah mistar menjadi fondasi penting kemenangan Persebaya Surabaya.
Kiper Timnas Indonesia itu mencatatkan tiga rekor pribadi dalam satu pertandingan tandang. Tiga poin, clean sheet, dan kemenangan away game sukses diamankan sekaligus.
“3 point, Clean sheet, Win away game,” tulis Ernando Ari di kanal media pribadinya. Ungkapan singkat itu menggambarkan kepuasan sang penjaga gawang atas performa tim.
Clean sheet tersebut menjadi bukti konsistensi Ernando sepanjang laga. Ia mampu membaca arah serangan PSIM dengan presisi dan ketenangan tinggi.
Secara statistik, Ernando Ari tampil solid selama 90 menit penuh. Ia mencatatkan satu intersep dan satu sapuan krusial di area pertahanan.
Selain itu, Ernando juga aktif dalam membangun serangan dari belakang. Total 13 umpan dilepaskan dengan delapan di antaranya tepat sasaran.
Akurasi umpan Ernando tercatat di angka 62 persen. Catatan ini menunjukkan perannya bukan sekadar penjaga gawang, tetapi juga pengatur ritme awal permainan.
Pemulihan bola dilakukan sebanyak dua kali sepanjang pertandingan. Statistik tersebut mempertegas kontribusinya dalam menjaga stabilitas lini belakang Persebaya Surabaya.
Keberhasilan meraih clean sheet di laga tandang menjadi rekor penting bagi Ernando musim ini. Mental dan fokus tinggi membuatnya sulit ditembus lawan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
