
Vytas Gaspuitis. (istimewa)
JawaPos.com - Garudayaksa FC, klub yang dimiliki Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, kembali menjadi sorotan bursa transfer putaran kedua Championship musim 2025/2026.
Kali ini, tim yang bermarkas di Bogor itu dikabarkan tengah membidik bek Timnas Lithuania, Vytas Gaspuitis, untuk memperkuat lini belakang tim berjuluk The Spirit Of Garuda tersebut.
Nama Vytas Gaspuitis bukan sosok asing di kancah sepak bola internasional. Bek kelahiran 4 Maret 1994 tersebut memiliki postur menjulang setinggi 1,97 meter, sebuah keunggulan yang kerap menjadi faktor penting dalam duel udara dan situasi bola mati.
Jika rumor ini benar, Garudayaksa berpotensi mendapatkan tambahan kekuatan signifikan di sektor pertahanan.
Menariknya, ini bukan kali pertama Gaspuitis merumput di sepak bola Asia Tenggara. Pada 2023, ia sempat memperkuat klub Vietnam, Song Lam Nghe An.
Pengalaman tersebut membuat adaptasinya di kompetisi Asia diyakini tidak akan memakan waktu lama, terutama dengan karakter permainan Asia Tenggara yang berbeda dengan Eropa.
Sejak 2020, Gaspuitis juga menjadi bagian dari Timnas Lithuania. Hingga kini, ia telah mencatatkan 11 penampilan bersama tim nasional negaranya.
Dalam karier seniornya, Gaspuitis pernah memperkuat sejumlah klub, antara lain FA Siauliai, Atlantas, Panevėzys, hingga Dunfermline Athletic di Skotlandia. Ia juga sempat kembali ke FA Siauliai dan saat ini masih terdaftar sebagai pemain klub tersebut.
Dari sisi prestasi, Gaspuitis pernah meraih gelar Lithuanian Cup bersama FK Panevėzys pada 2020. Nilai pasarnya kini berada di kisaran Rp 4,35 miliar, dan ia berada di bawah naungan Phantom Football Agency.
Angka tersebut terbilang realistis untuk klub yang sedang serius membangun kekuatan demi promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Kehadiran Gaspuitis tentu akan memunculkan persaingan di lini belakang Garudayaksa. Saat ini, posisi bek tengah diisi oleh pemain asal Chile, Vicente Concha, yang tampil cukup impresif di lini belakang dengan 15 penampilan dan torehan 4 gol musim ini.
Opsi menduetkan Gaspuitis dengan Concha juga terbuka, terlebih Garudayaksa baru saja ditinggal gelandang asal Korea Selatan, See Woo Ryu, yang memilih kembali ke negaranya untuk bermain bersama Ansan Greeners.
Secara performa, lini belakang Garudayaksa sejatinya sudah solid. Hingga pekan ke 17, mereka baru kebobolan 14 gol dan menjadi tim dengan pertahanan terbaik kedua di Grup Barat, hanya kalah dari Bekasi FC yang mencatatkan 12 kebobolan.
Saat ini, Garudayaksa juga kokoh di puncak klasemen Grup Barat dengan koleksi 33 poin.
Jika rumor transfer ini benar-benar terwujud, langkah Garudayaksa mendatangkan Vytas Gaspuitis bisa menjadi sinyal kuat keseriusan klub dalam menjaga konsistensi dan mengamankan target besar musim ini.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
