
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel siapkan taktik khusus meredam ledakan Persebaya Surabaya. (Dok. PSIM)
JawaPos.com — Demi meredam ledakan Persebaya Surabaya selama 90 menit, PSIM Yogyakarta menunjukkan keseriusan penuh jelang duel panas Super League 2025/2026. Pelatih Kepala PSIM, Jean-Paul Van Gastel, memutuskan menggenjot fisik Laskar Mataram agar mampu menjaga intensitas tinggi sepanjang pertandingan.
PSIM Yogyakarta terus mematangkan persiapan menuju laga kandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (25/1/2026).
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama membidik poin maksimal pada pekan ke-18.
Van Gastel menaruh perhatian besar pada kekuatan Persebaya Surabaya yang tampil agresif dan eksplosif di bawah kendali Bernardo Tavares.
Antisipasi tersebut membuat tim pelatih PSIM memilih fokus membangun daya tahan pemain sejak jauh hari.
Keputusan meningkatkan porsi latihan fisik diambil karena PSIM akan menghadapi jadwal padat dalam beberapa pekan ke depan.
Van Gastel ingin memastikan anak asuhnya tetap bertenaga meski intensitas pertandingan meningkat.
“Kami sedikit fokus pada aspek fisik karena program latihan sekarang akan sangat padat. Jadi sekarang adalah waktunya menggenjot fisik karena dalam beberapa minggu ke depan kami tidak bisa latihan fisik lagi,” ujar Van Gastel.
Program ini dirancang agar para pemain mampu tampil konsisten sejak menit awal hingga peluit akhir berbunyi.
Van Gastel menilai duel melawan Persebaya Surabaya membutuhkan kesiapan fisik ekstra karena tempo permainan dipastikan tinggi.
Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan tersendiri bagi PSIM Yogyakarta. Dukungan suporter di Stadion Sultan Agung diharapkan mampu menambah energi para pemain sepanjang 90 menit.
Van Gastel ingin timnya tidak hanya bertahan, tetapi juga berani menekan dan mengontrol permainan. Kondisi fisik prima dianggap kunci agar PSIM mampu memaksa Persebaya Surabaya terus bergerak tanpa henti.
Meski fokus pada fisik, aspek taktik dan mental tetap menjadi bagian penting dalam sesi latihan. Van Gastel menekankan keseimbangan agar pemain tidak hanya kuat, tetapi juga cerdas membaca permainan.
Persiapan PSIM tidak sepenuhnya berjalan mulus karena beberapa pemain andalan masih bergelut dengan cedera. Situasi ini membuat Van Gastel harus menyesuaikan komposisi tim jelang laga krusial.
Pelatih asal Belanda tersebut memaparkan kondisi terkini skuadnya dengan terbuka. Ia berharap para pemain yang cedera bisa segera pulih dan kembali memperkuat tim.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
