
Mohammad Khanafi. (Istimewa)
JawaPos.com - Borneo FC Samarinda resmi menambah amunisi di sektor depan dengan mendatangkan penyerang Persik Kediri, Mohammad Khanafi. Pemain berusia 28 tahun itu direkrut dengan skema peminjaman untuk mengisi kekosongan lini serang Pesut Etam jelang lanjutan kompetisi musim 2024/2025.
Kehadiran Khanafi menjadi langkah cepat manajemen Borneo FC setelah meminjamkan Douglas Coutinho ke salah satu klub Malaysia serta mengakhiri kerja sama dengan Maicon Souza.
Dengan perubahan tersebut, Borneo FC membutuhkan sosok penyerang yang siap pakai dan sudah memahami atmosfer sepak bola nasional. Khanafi dinilai cocok dengan kebutuhan itu.
Penyerang kelahiran Kediri tersebut mulai menapaki karier profesionalnya di sepak bola Indonesia pada 2022. Pada musim debutnya, Khanafi tampil dalam 12 pertandingan dan mencetak total empat gol.
Catatan itu menjadi modal awal yang cukup menjanjikan untuk pemain yang kala itu baru mencicipi persaingan di level tertinggi. Performa Khanafi terus mengalami peningkatan pada musim berikutnya. Ia sukses mencetak tujuh gol dan satu assist dari 25 penampilan bersama Persik Kediri.
Kontribusinya cukup konsisten, terutama dalam membuka ruang dan menjadi target serangan di kotak penalti lawan.
Memasuki musim 2024/2025, Khanafi kembali dipercaya tampil reguler. Dari 25 pertandingan yang dijalani, ia mampu menyumbang tiga gol dan dua assist.
Meski secara statistik tidak terlalu mencolok, perannya di lapangan kerap memberi keseimbangan dalam skema permainan tim.
Nama Mohammad Khanafi juga sempat menjadi sorotan setelah masuk dalam daftar 30 pemain Liga Indonesia All-Stars yang dipersiapkan untuk berlaga di ajang Piala Presiden 2025.
Pencapaian tersebut menegaskan bahwa kualitasnya masih diperhitungkan di level nasional.
Kini, pemain dengan tinggi badan 1,71 meter itu siap memulai tantangan baru bersama Borneo FC Samarinda.
Dikenal memiliki gaya bermain ngotot dan agresif, Khanafi diharapkan mampu menghadirkan warna baru di lini serang Pesut Etam.
Kehadirannya juga memberi opsi variasi taktik bagi tim pelatih, terutama dalam menghadapi jadwal padat kompetisi.
Bagi Borneo FC, transfer ini bukan sekadar menambah pemain, tetapi juga upaya menjaga daya saing tim. Dengan pengalaman dan karakter bermain yang dimiliki Khanafi, Pesut Etam berharap produktivitas gol tim tetap terjaga hingga akhir musim.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
