Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Januari 2026 | 20.05 WIB

Persib Bandung hingga Malut United FC! 5 Klub Ini Belum Punya Pemain Baru di Bursa Transfer Paruh Musim Super League

Andre Oktaviansyah hengkang dari PSBS Biak ke FC Bekasi City. (Dok. PSBS Biak) - Image

Andre Oktaviansyah hengkang dari PSBS Biak ke FC Bekasi City. (Dok. PSBS Biak)

JawaPos.com - Persib Bandung dan Malut United FC jadi dua dari lima klub yang bergerak pasif dalam bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Kedua kontestan perebutan gelar itu masih belum mendatangkan pemain baru.

Satu pekan sudah bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026 dibuka. Klub-klub peserta telah bergerak untuk menambal dan memperkuat tim untuk putaran kedua sejak jendela perpindahan pemain dibuka pada 10 Januari lalu.

Sejauh ini sejumlah klub sudah cukup aktif bergerak dalam memburu pemain baru. Bahkan, ada tiga tim yang telah mendatangkan lebih dari lima pilar anyar untuk putaran kedua Super League 2025/2026.

Semen Padang FC jadi yang paling jor-joran dengan mendatangkan sebanyak delapan pemain. Lalu, Persijap Jepara dengan enam nama anyar, serta Persik Kediri mengangkut lima sosok di tengah musim.

Tapi, ada juga tim-tim yang ternyata masih sangat pasif pergerakannya. Setidaknya ada lima klub yang belum mendatangkan pemain baru. Padahal, tim-tim tersebut melepas pilarnya, baik karena hasil evaluasi atau persoalan lain.

1. Persib Bandung

Tim pertama yang masih pasif adalah Persib Bandung. Jura Liga 1 edisi 2023/2024 dan 2024/2025 ini belum melakukan pengumuman pemain baru, meski sebenarnya dirumorkan dengan banyak nama, termasuk Joey Pelupessy dan Maarten Paes yang merupakan bintang Timnas Indonesia.

Tapi, Persib sudah bergerak dengan melepas pemainnya. Ada tiga nama yang sudah diberikan kesempatan pergi, yakni Wiliam Marcilio (Brasil) karena indisipliner dan duo Hehanussa, Rezaldi serta Hamra yang dipinjamkan ke Persik Kediri hingga akhir musim.

2. PSIM Yogyakarta

PSIM Yogyakarta jadi satu-satunya tim promosi yang tak banyak bergerak. Laskar Mataram, yang kini berada di enam besar, memilih pasif karena keterbatasan budget. Dana yang tersedia sudah banyak terpakai pada awal musim sehingga pergerakannya di Januari ini terbatas.

Pelatih Jean Paul van Gastel pun hanya melepas tiga pemain. Salah satunya pilar asing Rafael de Sa Rodrigues alias Rafinha. Pahlawan yang membawa PSIM promosi itu dipinjamkan ke PSIS Semarang. Ada juga dua pemain muda Diandra Diaz dan Ikhsan Chan yang disekolahkan ke FC Bekasi City.

3. PSM Makassar

Juku Eja juga jadi tim yang pasif. PSM Makassar saat ini hanya melepas satu pemainnya saja di pertengahan musim. Yakni Lucas Serafim Dias, winger Brasil yang sebenarnya juga sudah hengkang sebelum putaran pertama berakhir. Dia pergi karena alasan keluarga dan bergabung dengan klub Kamboja, Visakha FC.

Untuk pemain baru, PSM masih kosong. Hal ini tak lepas dari masih terdaftarnya klub asal Sulawesi Selatan tersebut dalam larangan pendaftaran pemain oleh FIFA, yang berlaku sejak 1 Januari 2026. Artinya, Juku Eja tak bisa mendaftarkan pemain bila mendatangkan nama anyar sampai sanksi diselesaikan dan dicabut.

4. PSBS Biak

Situasi serupa dialami oleh PSBS Biak. Satu-satunya klub asal Papua itu juga tak bisa bergerak aktif dalam bursa transfer paruh musim karena terdaftar dalam sanksi larangan pendaftaran pemain. Bahkan, Badai Pasifik punya tiga kasus yang harus diselesaikan agar bisa mendatangkan pemain baru.

Badai Pasifik pun hanya melepas pemain di pertengahan musim ini. Yakni Andre Oktaviansyah, eks pemain Timnas Indonesia U-19 yang hengkang ke FC Bekasi City. Tapi, tak diketahui status kepindahannya peminjaman atau transfer permanen.

5. Malut United FC

Tim terakhir yang juga belum memiliki amunisi baru adalah Malut United FC. Tim yang menempati urutan keempat di klasemen ini masih tenang, walau rumor telah banyak menghampiri.

Di sisi lain, Malut United FC telag melepas tiga pilarnya, termasuk dua asing. Yakni Chechu Meneses (Spanyol) yang dipinjam ke Persik Kediri dan Vico Duarte (Brasil) yang dikirim ke Dewa United Banten FC. Ada juga Ahmad Wadil, yang pergi dengab status serupa ke PSMS Medan.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore