
Bernardo Tavares siapkan laga uji coba untuk skuad Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya tak ingin melewatkan jeda kompetisi putaran pertama Super League 2025/2026 dengan sia-sia. Tim berjuluk Green Force itu langsung menyiapkan agenda uji coba sebagai bagian dari upaya membangun persaingan internal yang lebih sehat di dalam skuad.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares melihat jeda kompetisi sebagai momentum penting untuk memperkuat fondasi tim.
Fokus utamanya tertuju pada pemerataan kualitas pemain serta peningkatan kedalaman skuad jelang putaran kedua.
Bernardo Tavares siap berikan menit bermain melalui laga uji coba demi persaingan internal menjadi gambaran pendekatan pelatih asal Portugal tersebut.
Ia ingin seluruh pemain merasakan atmosfer kompetisi agar kesiapan tim semakin merata.
Jeda kompetisi ini juga dimanfaatkan untuk mempercepat adaptasi pemain baru yang bergabung pada paruh musim. Tavares menilai proses pengenalan karakter pemain harus dilakukan secara intens agar chemistry tim segera terbentuk.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares.
Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap kemampuan setiap pemain menjadi kunci peningkatan performa tim.
Agenda uji coba dirancang sebagai sarana evaluasi menyeluruh bagi tim pelatih. Melalui laga persahabatan, Persebaya Surabaya dapat memantau pemain yang selama ini belum banyak mendapat kesempatan tampil.
“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujarnya.
Tavares menegaskan, semua pemain memiliki peluang yang sama untuk menunjukkan kualitasnya.
Baginya, persaingan internal bukan sekadar soal berebut posisi utama. Lebih dari itu, kompetisi sehat di dalam tim akan mendorong pemain untuk terus berkembang dan menjaga konsistensi performa.
Bernardo Tavares menekankan pentingnya keseimbangan kekuatan di setiap lini. Ia ingin setiap posisi diisi pemain dengan kualitas relatif setara agar tim tidak bergantung pada satu nama saja.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Konsep tersebut menjadi dasar penyusunan strategi tim di paruh kedua.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
