
Para pemain Persija Jakarta. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Kekalahan selalu menyisakan rasa perih, terlebih ketika terjadi di laga sebesar derbi klasik. Namun bagi Persija Jakarta, hasil minor kontra Persib Bandung justru dijadikan bahan bakar untuk menatap pertandingan super league berikutnya dengan keyakinan lebih besar.
Macan Kemayoran memilih tidak larut dalam kekecewaan dan fokus membangun kembali momentum. Bek Persija Jordi Amat menilai perjuangan timnya pada laga kontra Persib di pekan terakhir putran pertama super league layak mendapat apresiasi.
Meski harus mengakui keunggulan Persib, Jordi Amat menegaskan, seluruh pemain Persija sudah menjawab tantangan laga besar tersebut dengan totalitas dan mental yang kuat.
“Hasilnya memang menyakitkan, tetapi saya bangga dengan penampilan kami. Kami memberikan segalanya di laga derbi, bertanding dengan sepenuh hati, dan pantas mendapatkan lebih,” ujar Jordi Amat usai pertandingan.
Menurut pemain naturalisasi tersebut, permainan Persija menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dibandingkan awal musim. Baik dari segi mental bertanding maupun aspek teknis di lapangan, Persija dinilai semakin matang. Tekanan tinggi dari lawan tidak membuat tim kehilangan identitas permainan.
Persija bahkan harus menghadapi situasi sulit setelah bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-54. Meski kalah jumlah, tim tetap berani tampil progresif dan mencoba menguasai permainan.
Dominasi bola dan keberanian melakukan serangan menjadi bukti bahwa Persija tidak sekadar bertahan, tetapi tetap ingin menang.
“Kami terus berkembang sebagai tim. Situasi sulit seperti ini justru membentuk karakter. Kami akan kembali lebih kuat,” lanjut Jordi.
Dia juga menyampaikan apresiasi kepada Jakmania yang terus memberi dukungan penuh, baik di stadion maupun dari kejauhan.
Nada optimistis juga disampaikan gelandang Persija, Emaxwell Souza. Menurut dia, satu kekalahan tidak akan mengubah arah dan tujuan besar tim di musim ini.
Dia menekankan pentingnya belajar dari setiap pertandingan, termasuk dari hasil yang tidak sesuai harapan.
“Belajar, berkembang, dan kembali lebih kuat. Perjuangan berlanjut, dan tujuan kami tetap sama,” kata Maxwell singkat namun tegas.
Persija kini langsung mengalihkan fokus ke laga selanjutnya. Evaluasi menjadi agenda utama tim pelatih untuk memastikan kesalahan yang terjadi tidak terulang.
Dengan skuad yang terus menunjukkan progres dan mental bertanding yang terjaga, Persija optimistis bisa segera kembali ke jalur kemenangan dan bersaing di papan atas klasemen.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
