Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Januari 2026 | 15.44 WIB

Persebaya Surabaya Dihantui Badai Cedera! Bernardo Tavares Putar Otak Jelang Hadapi Malut United

Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X) - Image

Bernardo Tavares tak janjikan gelar juara. (Dok. Persebaya X)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya dihantui badai cedera menjelang laga krusial menghadapi Malut United pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Situasi itu memaksa pelatih anyar Bernardo Tavares memutar otak sejak hari pertama memimpin latihan Green Force.

Bernardo Tavares resmi memimpin latihan perdana Persebaya Surabaya di Lapangan C Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Kehadiran pelatih asal Portugal tersebut membawa atmosfer baru di tengah upaya Persebaya Surabaya menjaga tren positif kompetisi musim ini.

Latihan perdana itu berlangsung intens namun terukur dengan pendekatan berbeda dari tim pelatih sebelumnya.

Tavares tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga melakukan observasi menyeluruh terhadap kondisi fisik, karakter, serta mental para pemain.

Dalam sesi tersebut, Tavares didampingi empat asisten pelatih, salah satunya Renato Duarte yang turut aktif memberi instruksi.

Kolaborasi tim pelatih ini diharapkan mempercepat adaptasi metode baru yang ingin diterapkan di tubuh Persebaya Surabaya.

Badai cedera menjadi tantangan awal yang langsung dihadapi Bernardo Tavares bersama Green Force. Sejumlah pemain kunci masih belum bisa berlatih penuh sehingga memengaruhi persiapan tim jelang laga penting.

Nama-nama seperti Gali Freitas dan Koko Ari tercatat absen pada pertandingan sebelumnya akibat cedera.

Kondisi tersebut membuat kedalaman skuad Persebaya Surabaya belum sepenuhnya ideal untuk menghadapi jadwal padat kompetisi.

Meski begitu, Bernardo Tavares tidak ingin menjadikan cedera sebagai alasan penurunan performa tim. Ia menegaskan pentingnya kesiapan taktik dan mental agar Persebaya Surabaya tetap kompetitif di setiap kondisi.

“Kami harus punya rencana A, B, atau C. Yang terpenting adalah berusaha melakukan yang terbaik. Jika menang itu fantastis, jika tidak, setidaknya kami sudah berjuang maksimal,” ujarnya.

Pernyataan itu mencerminkan pendekatan realistis sekaligus fleksibel yang diusung Tavares sejak awal menangani Persebaya Surabaya.

Ia menilai sepak bola modern menuntut adaptasi cepat terhadap situasi tak terduga, termasuk badai cedera.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore