
John Herdman pilihan pelatih baru Timnas Indonesia paling rasional. (Toronto FC)
JawaPos.com-Optimisme sedang membuncah di dalam tubuh Timnas Indonesia setelah PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala. John Herdman bukan pelatih kaleng-kaleng.
John Herdman punya CV yang cukup mentereng dalam menangani tim nasional. Di antaranya dia merupakan satu-satunya pelatih di dunia yang sukses membawa tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke gelaran Piala Dunia.
John Herdman berhasil membawa timnas putri Kanada, lolos ke Piala Dunia 2007 dan 2011, serta mencetak sejarah dengan meraih dua medali perunggu cabor sepak bola Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Sementara itu untuk timnas putra, John Herdman membawa Timnas Kanada melaju ke Piala Dunia Qatar 2022. Itu mengakhiri penantian absen selama 36 tahun dari turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Pelatih berusia 50 tahun itu disodori kontrak yang tidak singkat. Mengutip dari akun Instagram Seasia News, PSSI mengontrak Herdman dengan sistem 2+2, yaitu kontrak dua tahun sampai 2027 dengan opsi perpanjangan dua tahun.
Selain itu, terungkap juga bahwa mantan pelatih Toronto FC itu mendapat gaji USD 40.000, atau setara dengan sekitar Rp 670 juta lebih per bulan selama menangani Timnas Indonesia dan U-23.
Karir Herdman di tim nasional antara lain pernah menangani Timnas Putri Selandia Baru hingga masuk ke Olimpiade Beijing 2008 serta Piala Dunia 2011, termasuk meraih gelar juara Oseania 2010.
Dia kemudian beralih menjadi pelatih Timnas Putri Kanada pada 2011, dengan sejumlah prestasi antara lain emas Pan American Games 2011, medali perunggu Olimpiade 2012 dan 2016, serta peringkat FIFA tertinggi di posisi keempat dunia.
Sukses di Timnas Putri Kanada, dia diangkat menjadi pelatih Timnas Putra Kanada pada 2018. John Herdman berhasil membawa mereka ke Piala Dunia 2022 setelah absen sejak Piala Dunia Meksiko 1986.
Pelatih berkebangsaan Inggris itu pindah ke level klub dengan menangani Toronto FC pada 2023. Dalam satu musim, performa klub meningkat signifikan, dengan kenaikan poin 68 persen, jumlah kemenangan meningkat hingga 175 persen, delapan clean sheet, serta lolos ke fase grup Leagues Cup MLS untuk pertama kalinya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
