
Rachmat Irianto diragukan tampil bela Persebaya Surabaya jamu Arema FC di pekan ke-13 Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Teriakan vice captain Rachmat Irianto kembali menjadi simbol semangat juang Persebaya Surabaya jelang laga krusial Super League 2025/2026. Bermain di hadapan ribuan Bonek, Persebaya Surabaya siap melibas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo.
Suasana ruang ganti Persebaya Surabaya sebelumnya masih membekas kuat di benak para pemain. Saat itu, Rachmat Irianto mengambil peran pemimpin menggantikan Bruno Moreira yang absen karena akumulasi kartu kuning.
Teriakan lantang Rachmat Irianto terdengar membakar semangat tim sebelum menghadapi pemuncak klasemen Borneo FC.
“Jadi, harus semua bantu satu sama lain, dengan saling menyalahkan, dan percaya sama yang lain,” teriak Rachmat Irianto.
Kalimat sederhana itu menjadi pemantik solidaritas antarpemain di lapangan. Hasilnya, Persebaya Surabaya mampu menahan imbang Borneo FC dengan skor 2-2 di Gelora Bung Tomo.
Hasil tersebut memberi suntikan kepercayaan diri bagi skuad Green Force. Mental bertarung Persebaya Surabaya kembali terlihat meski kondisi tim belum sepenuhnya ideal.
Perjuangan Persebaya Surabaya belum berhenti dan kini berlanjut menghadapi Persijap Jepara. Laga tunda pekan kedelapan Super League 2025/2026 itu digelar Minggu malam WIB, 28 Desember 2025.
Bermain di kandang sendiri menjadi keuntungan besar bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh Bonek dipastikan kembali membanjiri Stadion Gelora Bung Tomo.
Di atas kertas, Persebaya Surabaya berada di posisi yang lebih aman dibanding Persijap. Tim tuan rumah kini menempati peringkat kesembilan dengan koleksi 19 poin.
Sementara itu, Persijap Jepara masih terjerembab di zona degradasi. Tim asal Jawa Tengah itu baru mengumpulkan sembilan poin dari 14 pertandingan.
Meski unggul secara klasemen, Persebaya Surabaya enggan memandang remeh calon lawannya. Ancaman dari tim yang berjuang keluar dari degradasi justru dianggap berbahaya.
Persebaya Surabaya menyadari potensi ledakan motivasi dari tim-tim papan bawah. Situasi itu kerap menghadirkan kejutan dalam persaingan Super League musim ini.
Contoh nyata datang dari laga Semen Padang yang sukses menumbangkan Persija Jakarta. Bermain di Gelora Haji Agus Salim, Semen Padang menang tipis 1-0 meski berstatus tim papan bawah.
Pelajaran tersebut menjadi peringatan serius bagi tim pelatih Persebaya Surabaya. Seluruh pemain diminta menjaga fokus sejak menit awal pertandingan.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
