
Rachmat Irianto jadi kapten Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Diego Mauricio akhirnya mendapat kepercayaan sebagai starter saat Persebaya Surabaya menjamu Borneo FC. Rachmat Irianto dipercaya mengenakan ban kapten dalam laga pekan ke-15 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo.
Pertandingan Persebaya Surabaya vs Borneo FC akan digelar Sabtu, 20 Desember 2025, dengan kick-off pukul 19.00 WIB. Laga ini disiarkan langsung oleh Indosiar dan menjadi ujian mental bagi kedua tim.
Persebaya Surabaya masih berada dalam masa transisi karena belum menunjuk pelatih kepala definitif. Tim kini dipimpin Uston Nawawi sebagai caretaker, meski peran di pinggir lapangan diambil alih Shin Sang-gyu.
Di bawah kendali sementara Uston Nawawi, Persebaya Surabaya belum merasakan kemenangan. Dua laga terakhir selalu berakhir imbang dengan skor identik 1-1.
Situasi tersebut membuat laga melawan Borneo FC menjadi krusial bagi Green Force. Tekanan suporter di kandang sendiri menuntut respons cepat dari para pemain.
Keputusan memainkan Diego Mauricio sejak menit awal menjadi sorotan utama. Striker asal Brasil itu diharapkan memberi warna baru di lini depan Persebaya Surabaya.
Diego Mauricio baru mencatat tiga penampilan dengan total 35 menit bermain. Meski menitnya minim, nilai pasar mencapai Rp3,91 miliar menunjukkan kualitas yang dimilikinya.
Pemain kelahiran Rio de Janeiro berusia 34 tahun itu berposisi utama sebagai penyerang tengah. Ia juga mampu bermain melebar di sisi kiri maupun kanan serangan.
Absennya Bruno Moreira dan Francisco Rivera membuat peran Diego Mauricio menjadi semakin penting. Persebaya Surabaya kehilangan dua motor utama pencetak gol dan assist musim ini.
Dalam kondisi darurat tersebut, Persebaya Surabaya harus memaksimalkan komposisi yang ada. Kreativitas dan efektivitas serangan menjadi pekerjaan rumah besar.
Starting line up Persebaya Surabaya menggunakan formasi 4-3-3 dengan Ernando Ari di bawah mistar. Rachmat Irianto memimpin lini belakang bersama Leo Lelis.
Di sektor tengah, Toni Firmansyah, Milos Raickovic, dan Sadida Nugraha menjadi penyeimbang permainan. Trio ini diharapkan mampu menjaga tempo sekaligus memutus aliran bola lawan.
Lini depan diisi Malik Risaldi, Diego Mauricio, dan Gali Freitas. Kombinasi ini mengandalkan kecepatan sayap dan ketajaman penyelesaian akhir.
Keputusan menunjuk Rachmat Irianto sebagai kapten juga menyimpan makna penting. Pengalaman dan karakter kepemimpinannya dibutuhkan dalam laga penuh tekanan.
Rachmat Irianto diharapkan mampu menjaga fokus tim sepanjang pertandingan. Komunikasi di lapangan menjadi kunci menghadapi Borneo FC yang agresif.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
