Uston Nawawi punya tugas berat pimpin Persebaya Surabaya lawan Borneo FC. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Potensi denda Rp 100 juta mengintai Persebaya Surabaya, Persis Solo, dan Persija Jepara jika belum juga menunjuk pelatih kepala baru. Tenggat administratif liga semakin dekat, sementara kompetisi Super League 2025/2026 segera kembali bergulir pertengahan Desember.
Regulasi I.League mewajibkan klub mendaftarkan pelatih kepala maksimal 30 hari setelah pemberitahuan resmi pemutusan kontrak.
Keterlambatan berujung sanksi finansial, dengan ancaman denda Rp 100 juta hingga Rp 200 juta bila berlarut.
Situasi ini muncul setelah delapan klub Super League berpisah dengan pelatih sebelum kontrak berakhir. Alasan perpisahan beragam, mulai pengunduran diri hingga pemecatan akibat hasil yang tak sesuai harapan.
PSM Makassar menjadi salah satu klub yang ditinggal pelatihnya, Bernardo Tavares, pada Oktober saat FIFA Matchday. Keputusan mundur itu membuka daftar panjang pergantian pelatih musim ini.
Semen Padang mengambil langkah tegas dengan memecat Eduardo Almeida setelah tren buruk menimpa tim. Manajemen memilih perubahan demi menghentikan laju negatif di awal kompetisi.
Persis Solo juga melakukan pemutusan kontrak terhadap Peter de Roo. Keputusan itu diambil setelah tim tak pernah meraih kemenangan sejak laga perdana musim 2025/2026.
Madura United mengakhiri kerja sama dengan Alfredo Vera pada Minggu, 9 November 2025. Kursi pelatih dinilai perlu penyegaran demi menjaga konsistensi performa.
Persijap Jepara kehilangan Mario Lemos pada Jumat, 21 November 2025. Keputusan hengkang datang setelah kekalahan telak dari Semen Padang pada hari yang sama.
Persebaya Surabaya memecat Edu Perez usai hasil imbang 1-1 melawan Arema FC. Laga matchday ke-13 di Stadion Gelora Bung Tomo pada 22 November 2025 menjadi penutup masa jabatannya.
Persik Kediri berpisah dengan Ong Kim Swee tanpa pemecatan. Pelatih asal Malaysia itu pulang karena alasan keluarga pada Kamis, 27 November 2025.
PSBS Biak juga mengumumkan Divaldo Alves tak lagi memimpin tim. Hasil buruk menjadi dasar evaluasi manajemen klub asal Papua tersebut.
Dari delapan klub yang berpisah dengan pelatih, lima tim bergerak cepat menemukan pengganti. Langkah cepat ini membantu stabilitas tim jelang lanjutan kompetisi.
PSBS Biak menjadi contoh paling sigap dalam urusan pelatih baru. Hanya dua hari setelah memecat Divaldo Alves pada 9 Desember 2025, Agus Sugeng diumumkan sebagai pengganti pada 11 Desember.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
