
Pertemuan antara Anto Van Java dengan DPP Panser Biru. (Facebook Anto Van Java)
JawaPos.com-Kendal Tornado FC dikabarkan akan melakukan langkah signifikan jelang putaran kedua Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Klub berjuluk Laskar Badai Pantura itu bakal memindahkan homebase mereka ke Stadion Manahan, Solo. Keputusan ini muncul setelah pemilik klub, Junianto yang lebih dikenal sebagai Anto Van Java menilai atmosfer Kota Semarang sebaiknya fokus PSIS Semarang.
Kabar perpindahan markas tersebut mencuat setelah Junianto bertemu dengan pengurus kelompok suporter PSIS Panser Biru, pada Selasa (9/12).
Dia menyampaikan arahan kepada manajemen Kendal Tornado FC untuk menggelar laga kandang melawan PSS Sleman di luar wilayah Semarang. Hal ini diperlukan agar tidak menimbulkan gesekan dukungan di tengah jadwal kompetisi yang semakin padat.
Junianto yang diketahui juga memiliki 15 persen saham di PSIS Semarang menyatakan, prioritas dukungan publik sebaiknya tidak terpecah.
“Biar Semarang tetap satu suara mendukung PSIS, sementara Tornado FC bisa jalan dengan baik di tempat lain,” ujar dia dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, Stadion Utama Kebondalem Kendal sebenarnya disiapkan sebagai kandang resmi Kendal Tornado FC. Namun, kondisi stadion belum memenuhi standar kompetisi, membuat klub harus mencari alternatif kandang.
Rencananya, renovasi besar dilakukan pada Maret 2026. Perbaikan ini mencakup kualitas rumput, pencahayaan, fasilitas pemain, hingga area penonton agar stadion layak digunakan pada musim berikutnya.
Manajemen Kendal Tornado FC melihat Stadion Manahan sebagai pilihan paling realistis karena fasilitasnya lengkap dan sudah sering digunakan untuk pertandingan level nasional. Selain itu, jarak Solo–Kendal dinilai tidak terlalu jauh untuk ditempuh.
Meski begitu, perubahan homebase ini menimbulkan berbagai reaksi. Sebagian suporter menerima keputusan tersebut sebagai langkah strategis jangka pendek, sementara sebagian lainnya merasa pertandingan kandang seharusnya tetap berada sedekat mungkin dengan wilayah asal klub.
Namun, manajemen memastikan bahwa perpindahan ini hanya bersifat sementara. Begitu renovasi Stadion Kebondalem rampung, Kendal Tornado FC dijadwalkan kembali bermain di kota mereka sendiri pada musim 2026/2027.
Dengan keputusan ini, Kendal Tornado FC memasuki fase baru yang tidak hanya menguji konsistensi tim di lapangan, tetapi juga kesiapan manajemen dalam mengelola dinamika klub yang terus berkembang.
Bagaimanapun, para pendukung berharap langkah ini dapat memberikan hasil positif bagi perjalanan Laskar Badai Pantura ke depan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
