Ciro Alves (dua dari kiri) mengajukan naturalisasi untuk menjadi WNI melalui Kanwil Maluku Utara. (Dok. Kanwil Malut)
JawaPos.com - Winger Malut United FC, Ciro Alves, resmi melakukan pengajuan pewarganegaraan untuk menjadi warga negara Indonesia (WNI). Pemain asal Brasil itu ingin dinaturalisasi bukan karena ngebet memperkuat Timnas Indonesia, tapi ingin membantu memajukan sepak bola nasional, termasuk di Maluku Utara.
Pemain bernama lengkap Ciro Henrique Alves Ferreira E. Silva itu datang ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Maluku Utara, bersama Asisten Manajer Malut United, Asghar Saleh. Kedatangannya diterima langsung oleh Kepala Kanwil Malut, Budi Argap Situngkir pada Senin (8/12).
Asghar menjelaskan kedatangan Ciro Alves merupakan tindak lanjut dari upaya Malut United FC dalam membantu sang pemain menjadi WNI. Ia menyebut Kanwil Malut ingin bertemu langsung dengan Ciro sebelum memulai proses naturalisasi.
"Tadi memang saya menemani dia ke Kanwil Hukum Maluku Utara. Jadi kami diterima ke Kepala Kanwilnya, kemudian sebelumnya kan kita mengajukan surat permohonan untuk pewarganegaraan Ciro kan," kata Asghar Saleh saat dihubungi JawaPos.com, Senin (8/12) malam.
"Jadi setelah surat masuk, terus pihak Kanwil tadi meminta kita untuk bertemu secara langsung dengan Ciro karena mereka ingin juga mendengar langsung, meskipun sudah dibikin pernyataan bersedia, kesediaan untuk menjadi warga negara Indonesia, tapi kan mereka ingin ketemu, mendengar langsung dari Ciro. Jadi, tadi saya sama menemani Ciro ketemu Kepala Kanwil-nya," tambahnya.
Asghar menambahkan, proses naturalisasi yang dijalani Ciro Alves nantinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Pemain berusia 36 tahun itu bukan dinaturalisasi lewat jalur khusus seperti yang dilakukan para pemain diaspora Timnas Indonesia saat ini.
"Memang sesuai undang-undang itu kan ada dokumen dan ada beberapa instasi yang akan kita minta rekomendasinya. Misalnya dari Kementerian Imigrasi, BIN, BNPT, dari Mabes Polri. Karena Ciro itu kita usul pewarganegaraannya melalui jalur biasa, bukan jalur khusus," ucap Asghar.
"Karena kalau jalur istimewa itu kan ada proses politiknya lewat DPR, PSSI, ada prosedur DPR baru ke presiden. Tapi, ini lewat biasa. Jadi, kita mulainya dari bawah dan karena ini murni keinginan Ciro," sambung dia.
Menurut Asghar, Ciro Alves ingin jadi WNI karena dia sudah enam tahun dan jatuh cinta dengan Indonesia. Karena itu, hatinya tergerak untuk berkontribusi lebih untuk Indonesia, bukan sekadar sebagai pemain sepak bola profesional saja.
Ciro Alves, disebut Asghar Saleh, berkomitmen untuk memajukan sepak bola Indonesia. Termasuk di Maluku Utara sesuai dengan profesi dan kemampuannya sebagai pemain yang lahir, besar, dan tumbuh di Brasil.
"Tadi ketika ditanya, dia secara spontan menjawab bahwa memang 6 tahun dia di Indonesia, dia sudah jatuh cinta banget terhadap negeri ini, kemudian dia berkomitmen untuk mendorong kemajuan sepak bola di Indonesia melalui peran dia sebagai pemain," terang dia.
"Dan, yang penting karena dia ada di Maluku Utara, dia ingin menjadi bagian dari upaya untuk membanggakan Maluku Utara, membahagiakan masyarakat di sini lewat permainan sepak bola. Itu yang dia sampaikan langsung secara terbuka di hadapan Pak Kakanwil tadi," imbuhnya.
Terkait kemungkinan membela Timnas Indonesia, disebut Asghar, hal itu bukan jadi alasan Ciro Alves menjadi WNI. Menurutnya, kemungkinan dia membela Garuda merupakan persoalan lain dan bukan prioritas sang winger saat ini.
"Enggak (membela Timnas Indonesia), dia bahwa nanti apa yang terjadi setelah dia jadi warga negara Indonesia nanti. Tapi, target dia tuh memang ingin menjadi warga negara Indonesia karena dia dengan keluarga tuh sudah sangat nyaman tinggal di Indonesia. Jadi, dia benar-benar tidak ingin keluar lagi dari Indonesia," katanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
