
Manager Persibas Riko Tegar. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Rencana pertandingan uji coba antara Persibas Banyumas dan Persekat Tegal yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (6/12) terancam batal.
Manajemen Persibas kini tengah mempertimbangkan ulang agenda tersebut setelah insiden keributan antar suporter pada laga uji coba melawan Persik Kendal, Minggu (30/11).
“Laga uji coba Persibas vs Persekat Tegal yang rencananya akan diadakan pada Sabtu, 6 Desember, akhirnya kami pertimbangkan lagi seusai kejadian Minggu, 30 November kemarin,” ujar Manajer Persibas Riko Tegar Wibowo dikutip dari instagram @officialpersibas.
Dia menegaskan bahwa keamanan dan rasa nyaman dalam pertandingan menjadi prioritas utama.
“Kami membutuhkan komitmen suporter demi terciptanya laga yang kondusif. Buat apa ada sepak bola kalau hanya jadi ajang berkelahi antar saudara,” lanjut Riko.
Bentrok suporter terjadi usai pertandingan Persibas Banyumas kontra Persik Kendal yang berakhir imbang tanpa gol. Ironisnya, kericuhan justru melibatkan dua kelompok pendukung Persibas sendiri, yaitu Ultras Knight Rebel dari tribun utara dan Bombastik di tribun timur.
Padahal keduanya berada di sisi yang sama mendukung tim kebanggaan masyarakat Banyumas. Beberapa saksi menyebutkan bahwa keributan bermula dari saling ejek di dalam stadion.
Situasi yang awalnya hanya berupa adu yel-yel itu kemudian memanas setelah adanya aksi saling ejek dari beberapa oknum hingga akhirnya pecah bentrok di luar stadion. Ketegangan pun tak terhindarkan, memaksa aparat keamanan turun tangan untuk meredam kondisi.
Insiden ini memunculkan pertanyaan besar di kalangan pecinta sepak bola lokal. Bagaimana mungkin suporter tim yang sama justru terlibat konflik? Apakah karena perbedaan gaya dukungan, kultur kelompok, atau ada pemicu lain? Hingga kini penyebab pastinya masih belum dapat dipastikan.
Persibas berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi para pendukung agar bisa menempatkan rasa cinta terhadap klub di atas ego kelompok.
Manajemen menilai bahwa dukungan positif dan solid justru menjadi kekuatan utama sebuah tim. Terlebih menjelang persiapan kompetisi yang semakin dekat.
Keputusan akhir mengenai kelanjutan laga uji coba melawan Persekat kemungkinan akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan. Manajemen menegaskan bahwa pertandingan hanya akan digelar jika ada jaminan keamanan dan komitmen penuh dari seluruh pihak, terutama suporter.
Dengan situasi ini, harapan terbesar tetap sama sepak bola Banyumas bisa berkembang tanpa harus diiringi konflik yang merugikan semua pihak.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
