
PSS Sleman kembali berlatih setelah liburan. (pssleman.id)
JawaPos.com-Liburan para penggawa PSS Sleman akhirnya memasuki babak akhir. Setelah sekitar satu minggu menikmati waktu istirahat, seluruh pemain diminta kembali mengalihkan fokus menuju latihan perdana yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/12).
Pelatih Kepala PSS Sleman Ansyari Lubis menegaskan, momen ini menandai dimulainya kembali rutinitas kerja keras demi persiapan menghadapi fase kompetisi selanjutnya.
Ansyari, yang akrab disapa Uwak, menjelaskan bahwa masa liburan sengaja diberikan sebagai waktu penyegaran fisik sekaligus mental bagi para pemain. Namun, memasuki awal Desember, seluruh energi dan perhatian harus kembali dicurahkan untuk kepentingan tim.
“Artinya, libur sudah usai, saatnya kita kembali bekerja keras dan fokus bagi PSS. Prioritas utama adalah tim,” ujar Ansyari Lubis pada Senin (1/12) dikutip website pssleman.id.
Meski kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 masih menyisakan jeda panjang, Uwak menilai kesiapan mental menjadi kunci penting sebelum tim memasuki sesi latihan lebih intens. Persaingan musim ini terus meningkat sehingga tidak ada ruang untuk bersantai terlalu lama.
“Intensitas persaingan kompetisi semakin meningkat, artinya kita tidak bisa berleha-leha ketika kembali berlatih. Komitmen penuh harus hadir dari setiap personel tim. Tidak ada lagi pola pikir santai seperti liburan,” lanjut Ansyari Lubis.
Pada hari pertama kembalinya para pemain, program latihan akan dimulai dari pemulihan kondisi fisik melalui sesi latihan di pusat kebugaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebugaran dasar pemain kembali stabil setelah seminggu tidak mengikuti sesi latihan rutin.
Ansyari menilai tahap awal ini sangat penting sebelum masuk ke agenda latihan taktikal.
“Fokus utama latihan awal adalah mengembalikan ritme kebugaran dan memastikan seluruh komponen tim selaras dengan rencana taktikal yang telah disiapkan untuk latihan berikutnya,” tutur Ansyari Lubis.
Lebih jauh, dia menekankan pentingnya kekompakan tim dalam fase persiapan ini. Semangat kolektif menjadi modal penting sebelum kembali bersaing di lapangan.
“Yang paling penting sekarang adalah kebersamaan dan fokus kolektif. Artinya, semua harus bergerak dengan tujuan yang sama,” imbuh Ansyari Lubis.
Dengan kembalinya jadwal latihan yang lebih terstruktur, PSS Sleman diharapkan bisa melanjutkan perjalanan kompetisi dengan kondisi lebih siap dan solid.
Para pemain pun dituntut untuk menyesuaikan diri kembali dengan ritme kerja keras demi menjaga performa tim tetap konsisten saat liga kembali bergulir.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
