Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno (tengah) bersama pemain dan ofisial Persija Jakarta di Balai Kota. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Dalam suasana hangat dan penuh canda ringan, Persija Jakarta mendapat undangan khusus dari Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, di Balai Kota pada Kamis (27/11/2025).
Pertemuan ini digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus perayaan hari jadi Persija yang ke-97, sebuah usia yang menunjukkan panjangnya perjalanan Macan Kemayoran sebagai salah satu ikon sepak bola nasional.
Rombongan Persija hadir melalui sejumlah perwakilan penting. Ada Bambang Pamungkas selaku Direktur Olahraga, Ferry Indrasjarief dari divisi Fans Engagement, striker Eksel Runtukahu, hingga beberapa ofisial lainnya.
Mereka disambut hangat oleh Rano Karno yang akrab disapa Bang Doel dalam pertemuan yang berlangsung penuh cerita serta harapan baik untuk perjalanan Persija ke depan.
Momen tersebut terasa semakin istimewa karena Persija hadir bersamaan dengan undangan untuk Ananda Hafithar, seorang siswa SD yang baru-baru ini viral karena perjuangannya menempuh pendidikan.
Setiap hari, Hafithar harus berangkat pukul 03.00 dini hari dari rumahnya di Tangerang menuju sekolahnya di Klender, Jakarta Timur. Perjalanan panjang itu ditempuhnya demi tetap disiplin dan hadir tepat waktu, sebuah dedikasi yang menyentuh banyak hati.
Menurut Rano Karno, ada kesamaan semangat antara Hafithar dan Persija.
“Hafithar dan Persija, keduanya membuat saya bangga. Hari ini, keduanya memberikan banyak pelajaran bagi saya tentang arti sebuah perjuangan,” ujarnya dikutip website dari persija.id.
Bang Doel menilai bahwa baik klub maupun Hafithar menunjukkan keteguhan yang sama berjuang tanpa mengeluh dan terus melangkah meski tantangan datang silih berganti. Hal ini, menurutnya, menjadi contoh positif bagi masyarakat Jakarta.
Di akhir acara, Persija memberikan sebuah persembahan spesial untuk Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Klub kebanggaan Ibu Kota itu menyerahkan buku foto orisinal berjudul PERSIJA: WE RISE AGAIN, yang resmi dirilis pada 25 November 2025.
Buku tersebut memuat dokumentasi perjalanan Persija dalam kurun 2020–2025, termasuk kisah keteguhan, kebersamaan, hingga cinta para pendukung yang tak pernah padam.
Setiap gambar di dalamnya menjadi pengingat bahwa Persija bukan hanya sekadar klub sepak bola, melainkan simbol keteguhan untuk bangkit dan terus berjuang.
Perayaan sederhana namun penuh makna ini pun menutup hari ulang tahun Persija dengan kesan mendalam sebuah doa dan harapan agar Macan Kemayoran terus melaju di jalur positif, seperti semangat yang mereka bagikan hari itu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
