
Khoirul Anwar dan Erick Thohir. (www.instagram.com)
JawaPos.com-Menjelang pemilihan Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah, suasana mulai terasa panas. Dua sosok yang sebelumnya kerap berada dalam satu barisan kini disebut-sebut mengambil jalur berbeda.
Keduanya adalah Mantan CEO PSIS Semarang sekaligus Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah saat ini Yoyok Sukawi serta anggota Exco PSSI Khoirul Anwar.
Dua nama ini menjadi figur paling santer yang digadang-gadang bakal maju dalam bursa pemilihan. Namun, dinamika internal tampaknya mulai mengarah ke tensi yang lebih tinggi. Terutama setelah muncul isu serangan black campaign yang diduga menyasar kubu Khoirul Anwar.
Isu tersebut mencuat melalui unggahan Ketua Umum Panser Biru akun Instagram @kepareng_wareng. Dalam unggahannya, dia mengeluhkan adanya upaya-upaya tidak sehat menjelang pemilihan.
“Ngeri ya lur, tidak di politik tidak di sepak bola kok bisa kejam-kejam gitu ya. Pas Pilwalkot kemarin padahal KA masih PH-nya SY, bahkan yang melaporkan aku di Polrestabes ya ada campur tangannya KA. Eh sekarang KA ikut maju jadi PSSI Jawa Tengah, sudah di-black campaign gitu. JLE, WL, pemain sepak bola dulu dihukum padahal ditumbalkan supaya SY aman tidak kena sanksi,” tulis @kepareng_wareng.
Pernyataan itu sontak memicu perhatian publik, khususnya di kalangan suporter dan pemerhati sepak bola Jawa Tengah. Meski belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang disinggung, isu ini terlanjur menjadi bahan perbincangan dan memperkeruh atmosfer menjelang pemilihan.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa Khoirul Anwar yang disebut memiliki saham minoritas di PSIS Semarang melakukan safari politik bersama mantan Ketua Asprov PSSI Jateng Johar Ling Eng.
Nama Johar bukanlah sosok baru di sepakbola Indonesia khususnya di Jawa Tengah. Pada 2019, dia terseret kasus hingga ditangkap Satgas Anti Mafia Bola.
Kabar kedekatan KA dan Johar Ling Eng kemudian memicu spekulasi liar di kalangan masyarakat sepak bola Jawa Tengah. Sebagian menilai langkah tersebut sebagai upaya konsolidasi, sementara yang lain menganggapnya sebagai gosip menjelang mubes Asprov PSSI Jawa Tengah.
Sementara itu, Musyawarah Besar Asprov PSSI Jawa Tengah yang semestinya digelar pada Juni 2026 dipastikan dimajukan menjadi Desember 2025. Percepatan jadwal ini membuat dinamika persiapan semakin cepat dan kompetisi menuju kursi Ketua Asprov pun semakin ketat.
Dengan munculnya isu-isu panas sejak awal, pemilihan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah diprediksi akan berlangsung penuh warna. Para pemangku kepentingan sepak bola Jawa Tengah kini menunggu apakah tensi yang terus meningkat akan mereda atau justru makin memuncak menjelang hari pemungutan suara.
Yang jelas, publik berharap proses pemilihan tetap berlangsung sehat demi masa depan sepak bola Jawa Tengah yang lebih baik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
