
Direktur Akademi Bali United sekaligus asisten pelatih tim senior, I Gde Mahatma Dharma alias Coach Dede, tengah mengikuti program kepelatihan bergengsi di Barcelona. (Dok. Bali United)
JawaPos.com - Direktur Akademi Bali United sekaligus asisten pelatih tim senior, I Gde Mahatma Dharma atau akrab disapa Coach Dede, tengah mengikuti rangkaian program kepelatihan bergengsi di Barcelona, Spanyol. Ia menjadi salah satu wakil dari klub peserta Super League dalam agenda EPA Future Stars Camp 2025 yang digelar oleh I.League bekerja sama dengan Ekkono.
Program yang berlangsung selama dua pekan pada 16-30 November 2025 ini diikuti sejumlah pelatih berpengalaman dari berbagai klub Indonesia. Selain Coach Dede, hadir pula Coach Ricky Nelson (Persija), Firman Utina (Dewa United Banten FC), Rasiman (Persis Solo), hingga Jacksen F. Tiago (Borneo FC Samarinda).
Selama berada di Spanyol, para pelatih mengikuti kombinasi kelas teori Ekkono Method dan praktik lapangan melalui program internship di beberapa klub La Liga seperti CA Osasuna, Real Sociedad, dan Villarreal CF.
Bagi Coach Dede, kesempatan ini menjadi momentum penting untuk memperkaya wawasan kepelatihan setelah sebelumnya ia juga pernah menimba ilmu di Inggris.
“Program ini memberikan kami materi dan metode yang sangat relevan untuk pengembangan pemain muda di Indonesia. Talenta Indonesia banyak, tapi kita butuh pendekatan yang tepat untuk memaksimalkannya,” ujar Coach Dede dikutip dari website baliutd.com.
Selain pelatih, nantinya juga akan ada pemain muda yang diberangkatkan ke Spanyol. Saat ini, setiap klub telah mengirim tiga pemain untuk menjalani pemusatan latihan di Garudayaksa Football Academy. Dari proses itu, akan dipilih satu pemain terbaik untuk mewakili klub masing-masing berlatih di Spanyol pada Februari 2026.
Coach Dede menjelaskan bahwa setelah para pelatih kembali dari Barcelona, mereka akan diminta menerapkan dan mempertanggungjawabkan program tersebut di klub masing-masing. Harapannya, pembelajaran ini bisa memberi dampak jangka panjang bagi pembinaan usia muda, termasuk kontribusi pada peningkatan kualitas Timnas Indonesia.
Pelatih berlisensi A AFC itu juga menyampaikan bahwa pengalaman ini membuka peluang besar bagi perkembangan akademi Bali United.
“Banyak yang saya pelajari, mulai dari materi latihan, cara menyampaikan instruksi, sampai metode membangun pemain muda. Dengan kehadiran Coach Johnny Jansen, peluang pemain akademi menembus tim utama makin terbuka,” tuturnya.
Bali United sendiri mengirim tiga pemain muda David Aditya Dreier, I Kadek Dena Darma Putra, dan I Dewa Gede Majesta Sandhya Prasada yang saat ini tengah menjalani latihan di Jawa Barat sebagai bagian dari proses seleksi menuju Spanyol.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
