
Persija Jakarta meluncurkan buku foto gambarkan perjuangan Macan Kemayoran selama lima tahun terakhir, tepatnya setelah Covid-19. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Persija Jakarta membuat terobosan baru dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) ke-97 pada 28 Oktober 2025. Macan Kemayoran menerbitkan sebuah buku foto, karya visual yang menggambarkan perjalanan dan tim selama 2020-2025.
Buku foto berisikan perjuangan Persija Jakarta bangkit pasca pandemi Covid-19 ini bertajuk PERSIJA: WE RISE AGAIN. Total ada 140 foto yang dapat merangkum perjalanan Macan Kemayoran dalam lima tahun terakhir.
Foto-foto itu merupakan hasil jepretan Khairul Imam sebagai fotografer ofisial Persija dan Kukuh Wahyudi sebagai Media Officer Persija sekaligus penulis buku. Karya visual ini juga dikurasi oleh Peksi Cahyo dan dipercantik Andi Ari sebagai desain grafis.
“Rangkaian foto dalam buku ini adalah bahasa visual. Lewat rangkaian foto yang telah terkurasi, kami ingin mengajak pembaca melihat perjalanan Persija dari sudut pandang yang lebih dalam,” kata Imam dalam peluncuran buku foto di Persija Office, Jakarta, Selasa (25/11).
“Semoga terbitnya buku ini bisa ikut berkontribusi dalam memajukan dunia fotografi dan tentunya menjadi stimulus bagi industri sepak bola nasional,” ucap Kukuh Wahyudi menambahkan.
Buku foto PERSIJA: WE RISE AGAIN diterbitkan dalam jumlah terbatas atau berlabel collectible item. Yakni hanya 97 buku, sesuai hari jadi Persija yang ke-97.
Buku ini merupakan edisi perdana dari empat edisi buku atau tetralogi yang akan berujung pada ulang tahun Persija ke-100 pada 2028.
“Terbitnya buku foto ini adalah angin segar, ini standar yang harus dimiliki. Ingatan kita terlalu pendek jika hanya di media sosial saja. Semoga sepak bola bergerak ke arah yang terus positif membangun knowladge, seperti yang dilakukan Persija,” kata Peksi Cahyo.
Peluncuran buku ini pun mendapatkan dukungan penuh dari manajemen Persija Jakarta. Bambang Pamungkas selaku Direktur Olahraga klub, mengaku takjub setelah melihat sejumlah jepretan yang ada dalam buku foto.
"Kebetulan kemarin saya sempat melihat-lihat dulu, colongan saya melihat-lihat dulu, dan hasilnya ternyata luar biasa karena kadang-kadang memori kita ini terbatas terkait dengan ingatan, sehingga kadang-kadang cerita-cerita atau pengalaman itu tidak cukup untuk kemudian diceritakan melalui omongan atau tulisan," kata Bepe.
Bepe, sapaan akrab Bambang Pamungkas, yakin buku foto ini dapat menggambarkan bagaimana perjuangan Persija Jakarta bangkit dari pandemi Covid-19 yang penuh lika-liku.
"Saya yakin buku ini bisa memberikan gambaran pada kita tentang bagaimana kita menghadapi tantangan yang luar biasa berat di lima tahun ini, terutama ketika terjadi COVID-19, hingga pada detik hari ini," ucap dia.
"Karya ini tidak hanya indah, namun juga menguras emosi bagi mereka yang memahami dan mengikuti perjalanan Persija. Jadi bagi teman-teman yang nanti ingin ikut merasakan emosi dari perjalanan Persija, bisa merayakan," imbuh Bepe.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
