
Deltras FC tancap gas hadapi PSS Sleman. (Dok. Deltras FC)
JawaPos.com - Taktik cerdas Widodo Cahyono Putro menjadi senjata utama Deltras FC saat menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Laga pekan ke-12 Championship 2025/2026 pada Sabtu malam itu dipandang sebagai momentum penting mempertahankan asa tim di papan kompetisi.
Widodo mengakui persiapan tim sedikit terganggu cuaca yang kerap turun hujan. Ia menyebut situasi itu memaksa tim beradaptasi cepat.
“Jadi latihan sering kita berpindah-pindah dan waktunya juga,” jelasnya.
Meski begitu, ia menegaskan kondisi tersebut tak menjadi alasan untuk menurunkan kualitas persiapan. WCP justru menangkap respons positif dari para pemain yang tetap fokus meningkatkan performa.
“Tapi itu enggak menjadikan masalah buat kita. Kita tetap terus berbenah,” imbuhnya lagi.
Kondisi skuad yang tidak lengkap memaksa WCP menerapkan rotasi saat menghadapi PSS. Beberapa penggawa harus absen karena akumulasi kartu sehingga komposisi tim perlu disesuaikan. Rotasi itu bukan sebatas formalitas pengganti, tetapi bagian dari strategi menjaga keseimbangan lini permainan.
Widodo ingin setiap pemain yang mendapat kesempatan tampil tidak menyia-nyiakannya dan menekankan, “Saya harapkan siapapun yang main di situ tetap fight untuk meraih tiga poin besok.”
Ia menegaskan seluruh pemain dalam kondisi siap menjalankan peran masing-masing. Deltras tidak ingin kehilangan momen bangkit setelah melalui beberapa pertandingan dengan hasil yang belum konsisten.
PSS Sleman disebut WCP sebagai tim berkarakter kuat yang memiliki banyak pemain berkualitas. Nama Gustavo Tocantins menjadi sorotan karena statusnya sebagai top skor sementara kompetisi. Namun, WCP mengingatkan timnya agar tidak hanya fokus pada satu pemain saja.
Ia memahami ancaman Tocantins, tetapi juga berharap timnya tidak hanya mewaspadai Tocantins. Pemain lain yang siap memberi assistjuga harus diperhatikan. Widodo pun menilai serangan PSS memiliki pola yang tak mudah dibaca. Ia menyebut para pemain lawan sangat dinamis.
“Kedua, pemain-pemain mereka itu sangat dinamis ya. Jadi untuk menyerang itu bukan hanya penyerang saja," tuturnya.
Hal itu membuat Deltras perlu menjaga konsentrasi di semua lini agar tidak kecolongan dari situasi yang tak terduga. WCP ingin transisi bertahan hingga menyerang berjalan lebih rapi dibanding laga-laga sebelumnya.
Di sisi lain, pemain Deltras FC, Bima Ragil, mengaku sangat terdorong dengan pentingnya laga ini. Menurutnya, pertandingan kontra PSS bisa menjadi titik balik perjalanan The Lobster musim ini.
Bima menegaskan seluruh pemain memahami betapa strategisnya duel di Gelora Delta. Ia menyebut, “Kita tanamkan buat motivasi tersendiri saja bagi kita karena pertandingan ini sangat menentukan untuk langkah ke depannya.”
Ia juga meminta dukungan penuh dari masyarakat Sidoarjo yang selama ini menjadi energi penting bagi skuad Deltras. Dukungan publik diyakini dapat mendorong performa pemain tampil habis-habisan di lapangan. Bima merasa optimistis hasil positif bisa diraih jika atmosfir stadion kembali menyala.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
