Green Nord layangkan kritik keras ke manajemen Persebaya Surabaya untuk evaluasi tim jelang hadapi Arema FC. (Green Nord)
JawaPos.com — Gemuruh kritik Bonek makin tak terbendung jelang duel panas Persebaya Surabaya kontra Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (17/11/2025). Desakan evaluasi menyeluruh menggema seiring performa Green Force yang belum memuaskan dalam sepuluh laga terakhir.
Green Nord turun langsung menyampaikan kekecewaan atas kondisi tim yang dianggap jauh dari ekspektasi. Mereka menegaskan tuntutan bukan sekadar menang, melainkan perubahan sikap dan mentalitas juara.
Lewat kanal X, Green Nord menulis lantang “Tuntutan kami bukan sekedar menang melawan tim nirempati.” Mereka melanjutkan “Tapi lebih dari itu, kami datang untuk menuntut tim ini selalu haus akan kemenangan.”
Kekecewaan suporter juga tersampaikan lewat kalimat yang lebih keras. “Persetan bagi anda yang selalu acuh dengan kami!” tulis mereka dalam unggahan yang viral di kalangan Bonek.
Mereka memperingatkan manajemen agar tidak menutup telinga terhadap tuntutan publik pendukung. “Akan ada pergerakan lebih besar lagi apabila anda selalu tutup telinga dengan tuntutan kami,” tegas Green Nord.
Suporter garis keras itu menambahkan dukungan hanya untuk pemain yang benar-benar berjuang. “Kami akan selalu ada buat anda yang berjuang di lapangan bukan buat pecundang yang duduk dengan nyaman,” tulis mereka.
Momentum 22 November menjadi titik yang mereka nilai wajib disertai perubahan besar. “Apapun hasilnya tgl 22 harus ada evaluasi menyeluruh di manajemen tim,” lanjut Green Nord dalam pernyataan yang sama.
Kritik itu menguat setelah Persebaya Surabaya kembali gagal mengamankan tiga poin saat ditahan Persik Kediri 1-1. Hasil tersebut memperpanjang tren inkonsisten yang menjadi bahan keluhan suporter.
Mereka menilai permainan Persebaya Surabaya belum menunjukkan identitas kuat seperti yang diharapkan publik Surabaya. Harapan untuk segera berbenah pun semakin mendesak seiring ketatnya persaingan liga.
Di tengah gelombang kritik tersebut, pelatih Eduardo Perez tetap menunjukkan ketenangan. Ia mengatakan sangat memahami ekspektasi suporter yang besar terhadap tim.
Perez menegaskan kritik adalah bagian dari risiko profesi yang dijalaninya. “Ketika Anda bekerja di dunia sepak bola, Anda harus siap untuk segalanya,” ujarnya.
Ia menyebut dirinya berada pada kondisi mental yang kuat meski situasi sedang tidak ideal. “Saya sangat kuat sekarang. Saya berada di satu momen di mana saya lebih kuat dari sebelumnya,” kata Perez.
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan ia menghormati pendapat apa pun dari suporter. Namun ia memilih fokus pada pekerjaannya dan percaya penuh terhadap anak asuhnya.
“Saya percaya pada semua pemain di klub. Kami bekerja sangat keras setiap hari,” ujarnya. Perez ingin tim terus berkembang tanpa teralihkan oleh tekanan eksternal.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
