
Momen Persebaya Surabaya menang dramatis 3-2 atas Arema FC saat terakhir kali kedua tim bentrok di Stadion Gelora Bung Tomo pada musim lalu. (Dok Persebaya)
JawaPos.com-Persebaya Surabaya punya kenangan manis kemenangan dramatis 3-2 saat terakhir kali menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bung Tomo pada Liga 1 2024/2025. Momen itu bisa jadi modal Green Force untuk mengulang musim ini.
Duel Persebaya Surabaya vs Arema FC akan kembali tersaji. Kali ini, kedua tim dijadwalkan bentrok setelah jeda internasional FIFA Matchday November. Tepatnya pada Sabtu (22/11) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Ini menjadi pertemuan pertama laga klasik dua tim Jawa Timur di Super League 2025/2026. Laga ini pun terasa sangat krusial untuk Persebaya maupun Arema FC.
Bagi kedua tim, duel kalk ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga pertaruhan harga diri, kebanggaan, dan urat leher suporter di Jawa Timur. Persebaya dan Arema FC sudah sejak lama jadi tim raksasa di Jatim dan rivalitas keduanya cukup tinggi.
Laga ini pun kian menarik karena kondisi kedua tim terbilang mirip. Yakni bermasalah dengan konsistensi. Persebaya misalnya, pada laga sebelumnya hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Persik Kediri pekan lalu.
Hasil imbang itu pun membuat posisi Persebaya dalam klasemen kini berada di papan tengah. Tepatnya di urutan ke-9 klasemen sementara dengan 15 poin.
Sementara Arema FC, datang ke Surabaya dengan hasil lebih pahit. Singo Edan menelan kekalahan 1-2 dari Persija Jakarta di kandang sendiri.
Kekalahan itu pun menempatkan Arema FC tepat satu tingkat di bawah Persebaya Surabaya. Kedua tim punya koleksi sama, tapi Singo Edan tertinggal dalam urusan selisih gol.
Meski pada laga terakhirnya sama-sama buruk, ada satu fakta yang cukup menarik dan rasanya berpihak pada tuan rumah. Yakni Persebaya Surabaya berhasil menyikat Arema FC saat kedua tim terakhir kali bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo pada Liga 1 2024/2025.
Persebaya bisa membawa modal kemenangan musim lalu ke laga ini. Kala itu Green Force menang dengan skor tipis 3-2 atas Arema FC, setelah melalui pertandingan sangat dramatis pada 7 Desember 2024.
Saat itu, Persebaya memastikan kemenangan berkat gol penalti Flavio Silva di menit ke-90+6 alias injury time babak kedua. Gol tersebut memenangkan Green Force atas Singo Edan setelah sempat nyaris terkena comeback.
Ya, saat itu Persebaya sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Flavio Silva dan Malik Risaldi mampu mencetak gol masing-masing pada menit ke-17 dan ke-21. Dua gol itu membuat Green Force unggul 2-0 atas Arema FC.
Namun sang rival ternyata mampu bangkit. Arema FC mampu memperkecil kedudukan setelah Slavko Damjanovic melalukan gol bunuh diri menit ke-44. Kemudian di babak kedua, Wiliam Marcílio sukses mencetak gol penyama skor pada menit ke-83 lewat titik putih.
Gol Wiliam itu sempat membuat Persebaya nyaris gagal menang. Tapi dewi fortuna masih berpihak pada tuan rumah berkat gol penalti Flavio Silva di injury time.
Meski kejadian sudah musim lalu, materi pemain dan pelatih kedua tim banyak berubah, tapi tak ada salahnya Persebaya menjadikan kemenangan itu sebagai modal. Green Force perlu ingat bahwa pernah punya kenangan manis dan bisa saja diulangi pada tahun ini.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
