
Pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg saat pertandingan melawan Timnas U23 Brunei Darussalam dalam pertandingan penyisihan Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Dery Ridwans
JawaPos.com - Eks pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, baru sempat mengucapkan salam perpisahan setelah resmi dipecat sejak 16 Oktober. Melalui sosial media, dia mengucapkan terima kasih kepada skuadnya.
"Sudah beberapa minggu, tetapi saya ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada semua orang atas waktu yang indah yang saya miliki di Indonesia. Sayangnya, kami tidak dapat mencapai tujuan kami, tetapi Indonesia akan selalu memegang tempat istimewa di hati saya," tulis Gerald.
Gerald Vanenburg sangat menyesal bahwa dirinya tidak mampu membawa Timnas Indonesia U-23 mencapai target, salah satunya lolos ke Piala Asia U-23 2026. Pelatih asal Belanda itu berharap agar Timnas Indonesia U-23 bisa meraih kesuksesan di masa depan.
"Saya benar-benar berharap bahwa tujuan dan kesuksesan akan datang di masa depan. Dan meskipun kami melewatkan Piala Dunia, saya berharap staf saya, Frank van Kempen, dan saya masih dapat memberikan kontribusi positif-yang membantu kami kembali lebih kuat untuk turnamen berikutnya. Terima kasih atas semua dukungan dan dukungannya. Indonesia, kau akan selamanya dihatiku. Terima kasih," tulis caption Gerald Vanenburg pada postingan di Instagramnya.
Berikut merupakan perjalanan karir dari Gerald Vanenburg bersama Timnas Indonesia U-23.
1. Debut di Piala AFF U-23
Gerald Vanenburg memulai perjalanannya bersama Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23. Melansir Transfermarkt, Timnas Indonesia U-23 berhasil melumat Brunei Darussalam U-23 dengan skor telak 8-0 di babak penyisihan Grup A.
Di dua laga berikutnya, Timnas Indonesia U-23 malah kesulitan mencetak gol. Melawan Filipina U-23, hanya menang 1-0 dan gagal mencetak gol menghadapi Malaysia U-23.
Memasuki babak semifinal, Timnas Indonesia U-23 menang susah payah menghadapi Thailand U-23 melalui adu penalti dengan skor 8-7 setelah bermain imbang 1-1. Di babak final, Timnas Indonesia U-23 harus kalah di depan publik sendiri melawan Vietnam U-23.
2. Kualifikasi Piala Asia U-23
Pelatih 61 tahun itu mendapatkan sorotan publik karena Timnas Indonesia U-23 hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Laos U-23. Kemenangan satu-satunya hanya diraih Gerald Vanenburg saat mampu mengalahkan Makau U-23.
Menghadapi Korea Selatan U-23, Timnas Indonesia U-23 tidak mampu berkutik. Mereka harus kalah 1-0 sekaligus gagal melaju ke Piala Asia U-23 2026. Publik menyoroti kegagalan Gerald Vanenburg karena di era Shin Tae-yong, Timnas Indonesia U-23 mampu lolos dan mencapai semifinal Piala Asia U-23 2024.
Itu tadi perjalanan karir dari Gerald Vanenburg bersama Timnas Indonesia U-23. Menarik dinantikan, kemanakah karir selanjutnya dari eks pemain Ajax Amsterdam tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
