
Aksi Evandra Florasta di Timnas Indonesia U-17. (Dok. Evandra Florasta)
JawaPos.com-Perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 harus berakhir. Skuad asuhan Nova Arianto gagal melaju ke babak 32 besar setelah hanya menempati posisi ke-10 di klasemen peringkat tiga terbaik.
Evandra Florasta mengucapkan terima kasih kepada skuad Timnas Indonesia U-17 setelah dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar Piala Dunia U-17. Melalui sosial medianya, dia mengungkapkan kebanggaan kepada skuad Timnas Indonesia U-17 yang telah berjuang meski langkah mereka harus terhenti di babak penyisihan grup.
Perjalanan di Piala Dunia U-17 dirasa tidak mudah bagi Evandra Florasta yang pada akhirnya membuahkan kemenangan perdana sekaligus bersejarah melawan Honduras U-17.
Pemain nomor punggung 6 tersebut juga tidak lupa berterima kasih pada dukungan dari para suporter sekaligus meminta maaf karena harus gagal lolos ke babak 32 besar Piala Dunia U-17.
"Terimakasih banyak untuk coach, team, dan semua official atas semua kebersamaan dan kerja sama selama ini. Perjalanan yang panjang ini telah berakhir, mungkin memang tidak sesuai dengan harapan kita semua. Tetapi saya sangat bangga dengan tim saya dapat melalui ini semuanya," tutur Evandra.
"Dan tentunya untuk sampai di titik #worldcup2025 ini perjalanannya tidaklah mudah, kami selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk negara ini. Terima kasih atas doa dan dukungan yang selalu diberikan, mohon maaf kami hanya sampai disini," tulis dia di caption posting-an akun Instagram pribadinya.
Gelandang 17 tahun tersebut menjadi nyawa permainan Timnas Indonesia U-17 di tiga laga Piala Dunia U-17. Nova Arianto, selalu memainkan dan menduetkan bersama Nazriel Alfaro.
Meski bermain apik di lini tengah, Evandra harus mengakui kekalahan di dua laga melawan Zambia dan Brasil U-17. Permainan apik gelandang Bhayangkara FC ini baru berbuah kemenangan saat mencetak gol penalti dalam kemenangan melawan Honduras U-17.
Kegagalan Evandra Florasta di Piala Dunia U-17 bukanlah akhir dari segalanya. Sebab, perjuangan selanjutnya adalah mendapatkan menit bermain bersama Bhayangkara FC dan bisa dipanggil ke Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur hingga senior.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
